|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
“Kami juga berinisiatif untuk melakukan pengembangan energi terbarukan dengan didirikannya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang kami bangun di tengah kawasan produksi minyak nasional di area wilayah kerja Rokan yakni di Rumbai, Duri dan Dumai,” kata Rudi.
Selain itu, lanjut Rudi, PHR juga melakukan penjagaan kawasan hutan asli yang ada di area operasi PHR dan kompleks perumahan PHR di kawasan Rumbai, Duri dan Dumai dengan luas 200 hektare dalam mendukung penyerapan karbon.
“Jadi, di Riau ini secara umum suhunya panas, namun jika ada kesempatan berkunjungan ke kamp PHR di Rumbai, Duri dan Dumai akan bisa merasakan suasana yang berbeda. Karena kami menjaga hutan asli di sini, bahkan sehari-hari masih bisa berjumpa dengan hewan liar seperti kera, babi hutan dan lain-lain. Ini upaya kami dalam menjaga kelestarian hutan yang luasnya ratusan hektare dan menjadi kontribusi untuk memotong CO2,” jelas Rudi.
“Raja OTT” Harun Al Rasyid Siap Menjebak Mafia Haji di Meja Transaksi
Eropa Waspada, Pernyataan AS soal Greenland Picu Reaksi Sekutu
PHR juga berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau melakukan program konservasi hutan mangrove dan memanfaatkannya sebagai Kawasan Ecoeduwisata Bandar Bakau di Dumai.
Langkah nyata lainnya yakni, PHR melakukan pembangunan pengolahan air terproduksi berbasis Natural Based Solution (NBS) berupa constructed wetland atau lahan basah buatan untuk pengolahan air limbah.