|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA-- PT Pertamina (Persero), sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor energi, semakin mengintensifkan program transisi energi sebagai bagian dari upaya untuk mencapai ketahanan energi nasional dan memastikan aksesibilitas, keterjangkauan, akseptabilitas, serta keberlanjutan energi di tanah air.
Dalam acara Leadership Dialogue Energi Asia yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, mengungkapkan komitmen perusahaan untuk menjaga ketahanan energi dan memastikan keterjangkauan melalui strategi yang mencakup pengembangan bisnis minyak dan gas, serta eksplorasi potensi energi baru terbarukan.
Saat ini, dia menyebutkan, Pertamina telah mengambil langkah Dekarbonisasi dalam operasionalnya untuk mengurangi emisi karbon.
Perkuat Kolaborasi Polri dan Media, Kabid Humas Polda Riau Kunjungi PWI Riau
Keputusan Presiden Prabowo Menjaga TKD Perkuat Kebijakan Fiskal Pascabencana
"Hal ini untuk memastikan bahwa dalam jangka pendek, transisi energi tidak akan mengganggu ketahanan energi. Namun di sisi lain, kita masih bisa mencapai target pengurangan emisi karbon," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (28/6).
Advertisement
Di samping itu, Nicke menambahkan, Pertamina juga tengah membangun dan memperkuat infrastruktur gas di seluruh rantai nilai, mulai dari hulu hingga hilir, sesuai dengan target pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan porsi gas dalam bauran energi secara bertahap.