|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Adlis Pitrajaya
PEKANBARU - Dalam upaya menjawab tantangan berat yang dihadapi oleh wartawan dan jurnalisme saat ini, Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengumumkan rencana PWI untuk menggencarkan pelatihan jurnalistik di seluruh Indonesia. Pernyataan ini dibuat dalam Rapat Gabungan Bidang dan Komisi Pendidikan PWI di Jakarta.
Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua Bidang Pendidikan M. Nasir, bersama Wakil Ketua Bidang Pendidikan GMB Dwikora Putra, Ketua Komisi Pendidikan Marah Sakti Siregar, dan para anggota Komisi Pendidikan seperti Priyambodo RH, Anas Shahirul, M. Dahkan Abubakar, Eka Nazir Putera, dan Rizal R. Surya. Dalam struktur kepengurusan baru PWI, Bidang Pendidikan akan menjadi eksekutif semua program pendidikan, sementara Komisi Pendidikan akan berfungsi sebagai tim pemikir yang merumuskan, menyusun, memonitor, dan mengawasi program pendidikan. Pelaksanaan program akan dilakukan oleh tim Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) yang dipimpin oleh Direktur Eksekutif Ahmed Kurnia Soeriawidjaja.
Selain menggiatkan program pelatihan jurnalistik seperti SJI dan Safari Jurnalistik, PWI juga berencana untuk mendirikan perguruan tinggi jurnalistik dengan kolaborasi perguruan tinggi atau sekolah jurnalisme di luar Indonesia. Upaya ini didorong oleh kesepakatan MoU kerjasama antara PWI dan Missouri School of Journalism pada tahun 2014.
Bupati Afni Mesti "Nyinyir' Uang Siak di Pusat Tembus Setengah Triliun
Dana Daerah Dipangkas Pusat, Bupati Afni Tetap Optimis Siak Bangkit
Dalam rapat tersebut, pembahasan juga mencakup beberapa hal strategis, termasuk penyusunan grand design program pendidikan PWI untuk periode 2023-2028, pendirian dan pengembangan SJI di berbagai provinsi, peningkatan program workshop dan diklat jurnalistik, serta pendirian PWI Institute.
SJI diharapkan dapat dimulai tahun ini, dengan kegiatan pembukaannya pada paling lambat Januari 2024. Program workshop dan diklat jurnalistik juga akan menjadi unggulan PWI dan melibatkan seluruh jaringan PWI di daerah. Konsep diklat akan disiapkan oleh PWI Pusat, sementara PWI daerah akan melaksanakannya sesuai dengan kondisi dan kemampuannya. Seluruh kegiatan akan dilakukan secara berkala, dengan Provinsi atau daerah yang berminat dapat menyesuaikan jadwal yang sudah dihimpun oleh PWI Pusat.