PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menerima kunjungan investor beberapa waktu lalu. Investor ini ingin membangun rumah sakit bertaraf internasional.
"Beberapa waktu lalu, ada investor yang ingin membangun Internasional Hospital di Pekanbaru. Tapi, segmennya berbeda," kata Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution dikutip Selasa (14/11/2023).
Perlu diketahui, sekitar 50 persen warga Pekanbaru berobat ke puskesmas, praktik dokter, dan lain-lain. Sedangkan 30 persen lainnya berobat ke Rumah Sakit Awal Bros dan sejenisnya.
Lapas Siak Overkapasitas, Bupati Afni Usulkan Pembangunan Fasilitas Baru
PT MNS Gelontorkan Rp300 Miliar Bangun Galangan Kapal Terpadu, Siak Bidik Jadi Pusat Maritim Sumatera
"Sebanyak 20 persen lainnya, berobat sambil wisata di Singapura dan Malaysia. Guna menampung segmen 20 persen ini, saya minta investor membangun rumah sakit yang nyaman dan memadai seperti hotel," ucap Indra Pomi.
Rumah sakit mewah seperti ini menjadi tantangan bagi puskesmas. Karena, bisa saja orang tak mau lagi berobat ke puskesmas.
"Ini menjadi tantangan bagi puskesmas. Makanya, kekurangan puskesmas mesti diperbaiki," ujar Indra Pomi.
Kanim Kelas I TPI Pekanbaru Kunjungi PWI Riau: Silaturahmi dan Bangun Kemitraan
Pemkab Kampar Gelar Musrenbang RKPD 2026, Bahas Arah Pembangunan 2027
Kekurangan puskesmas yang mesti diperbaiki itu adalah pelayanan, proses pemberian obat ke pasien, dan kondisi ruang tunggu. Hal-hal seperti ini mesti diperbaiki.
"Apalagi, kami sudah meresmikan program Universal Health Coverage. Kami mewujudkan program ini dengan bersusah payah," ungkap Indra Pomi.