|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto melakukan pertemuan dengan Sekda Bengkalis, Ersan serta Sekda Siak, Arfan Usman. Pertemuan itu membahas rencana pembangunan Jembatan Bengkalis-Sei Pakning.
SF Hariyanto mengatakan, bahwa saat ini masyarakat di Pulau Bengkalis, jika hendak ke Pulau Sumatra harus menggunakan moda transportasi laut kapal roro. Namun, saat ini jumlah roro terbatas dan harus melayani banyaknya angkutan penumpang, kendaraan dan barang.
Padatnya jumlah angkutan setiap hari menyebabkan penumpukan panjang di pelabuhan roro. Baik menuju Pulau Bengkalis maupun sebaliknya.
Bupati Pelalawan Serahkan Sertfikat Program Redistribusi Tanah 2025
Pemkab Siak Pastikan 6.323 Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa Tahun 2025
Menyikapi kondisi itu, SF Hariyanto membahas segala persiapan yang akan menunjang rencana pembangunan jembatan Bengkalis-Sei Pakning.
"Maka saya ingin kita bangun kerja sama antara Kabupaten dan Provinsi. Kita harus persiapkan desain, amdal, DED, dan kita jalankan kerja sama ini, yang terpenting sama-sama punya niat. Inilah yang akan kita buat kedepan," kata Hariyanto di ruang rapat Sekdaprov Riau, Pekanbaru, pada Rabu (15/11/2023).
Untuk menunjang pembangunan jembatan ini, SF Hariyanto merencanakan pembangunan jalan mulai dari Simpang Buatan-Simpang Pusako. Ruas jalan tersebut akan dibangun menjadi dua jalur.
Pemkab Kuansing Apresiasi Kunjungan Kerja FPK Riau
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
"Jika jembatan sudah menunjang, maka jalannya harus menunjang juga. Kita rencanakan dari simpang buatan-simpang pusako dibikin dua jalur, dibangun rigid. Jika tidak dimulai, maka tidak akan jadi jadi rencana ini. Jika kita tak bersatu, saya yakin tak akan jadi ini," ucapnya.
Sebelumnya Plt Gubernur Riau, Brigjen TNI (purn) Edy Natar Nasution berpendapat, bahwa ada lima alasan mengapa perlu dilakukan pembangunan jembatan tersebut. Pertama, berdasarkan alasan historis.
Dikatakan Edy Nasution, Bengkalis merupakan Kabupaten induk pada saat awal Provinsi Riau berdiri dan merupakan Kabupaten terluas. Kedua, berdasarkan alasan ekonomis. Menurutnya, Pulau Bengkalis ini terkenal dengan komoditas durian yang dikenal dengan sebutan durian bengkalis yang bisa menjadi keekonomian yang sangat terbuka untuk dikembangkan, termasuk khas ikan bengkalis.
Bupati dan Wabup Lepas Pawai Kebudayaan Dalam Rangka HUT Kabupaten Pelalawan Ke-26
Rekapitulasi DPB Triwulan III 2025 di Kampar Berjalan Lancar, KPU Tegaskan Komitmen Pemutakhiran Data Pemilih
Ketiga, adalah alasan strategis. Bengkalis merupakan pulau terluar yang menjadi etalase negara dengan potensi internasional yang besar. Kemudian alasan kompromistis. Bengkalis merupakan Kabupaten penghasil Minyak dan Gas (Migas) terbesar di Indonesia sehingga perlu perhatian pembangunan sejak berdirinya Kabupaten ini.
Sementara, untuk alasan logisnya, Pulau Bengkalis memerlukan aksesibilitas transportasi yang lebih baik dengan lalu lintas barang dan jasa dari dan ke pulau Bengkalis dengan prasarana jembatan terbaik.