|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Bank Sampah Ibnu Al Mubarok turut melibatkan masyarakat mengelola sampah hingga akhirnya menjadi peluang usaha bagi warga di Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru.
“Di bank sampah sudah terbangun sistem, tidak hanya mengumpulkan sampah, tapi kami memberikan edukasi kepada masyarakat untuk sama-sama mengelola sampah menjadi sesuatu yang bernilai,” ujarnya.
Sejumlah masyarakat telah berperan aktif dalam memilah sampah. Sampah anorganic dikumpulkan menjadi ecobrick. Sedangkan sampah organic dikumpulkan dalam sebuah wadah untuk difermentasi menjadi pakan maggot dan pupuk lindi.
Purbaya Bongkar 15 Pemda yang Paling Banyak Simpan Dana di Bank
Polisi Bingung Siapa Bjorka yang Asli
“Sudah terjadi sirkular ekonomi di sini. Maggot dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak. Ayam kami yang semula hanya tiga ekor kini terus berkembang menjadi 400 ekor,” ujarnya.
Bank sampah terus berkembang hingga menghasilkan berbagai produk souvenir dengan melibatkan kelompok pengrajin dari masyarakat dan kaum disabilitas. Sedangkan produksi maggot terus meningkat mencapai 200 hingga 400 kilogram per hari.