|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
“Kami memiliki maggot kualitas premium. Saat ini Bersiap melakukan uji labor untuk menghasilkan maggot kering agar produk ini bisa go internasional,” tuturnya.
Bekerja sama dengan Politeknik Caltex Riau (PCR), bank sampah mulai mengembangkan produk lain yakni sabun cair isi ulang, sabun cuci piring serta mengembangkan sistem informasi pengelolaan pemasaran dan keuangan berbasis teknologi digital.
Rini membagikan kunci sukses dalam perencanaan program mengelola bank sampah. Selain mendaur ulang sampah menjadi produk bernilai, pengelolaan bank sampah perlu berkolaborasi dengan pihak lain yang memiliki visi yang sama. Kemudian pengelolaan sampah harus bisa meningkatkan ekonomi keluarga.
Purbaya Bongkar 15 Pemda yang Paling Banyak Simpan Dana di Bank
Polisi Bingung Siapa Bjorka yang Asli
“Di sini kami tidak menjual barang, tapi kami menjual sistem dan mengedukasi masyarakat. Apabila ada barang yang terjual, berarti itu adalah bonus dari kesungguhan kita untuk mengubah sesuatu yang tidak berguna menjadi sesuatu yang bernilai,” ucapnya.
Keberhasilan program bank sampah membuat pondok pesantren ini menjadi percontohan sekaligus pusat pelatihan pengelolaan sampah. Pesertanya beragam, mulai dari instansi pemerintahan, perguruan tinggi, sekolah hingga masyarakat umum.