|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE*
PHR berkomitmen untuk berperan aktif dalam peningkatan target produksi nasional 1 juta barel minyak per hari pada 2030 nanti. “Semuanya tidak akan bisa tercapai apabila kita tidak memiliki perencanaan yang matang untuk menjaga fasilitas produksi yang andal,” ujar Edwil.
Untuk itu kata Edwil, pertemuan Komunitas Pemeliharaan diharapkan dapat menjadi ajang saling bertukar pikiran dan berbagi ilmu untuk meningkatkan keandalan fasilitas yang dimiliki.
Hal serupa diungkapkan General Manager EMP Bentu & Korinci Baru Ltd, Tri Firmanto, lewat pertemuan ini diharapkan KKKS di bawah naungan SKK Migas dapat saling berbagi ilmu pengetahuan bagaimana cara kerja dan pengelolaan fasilitas produksi yang baik.
Kasus SPPD Diduga Fiktif DPRD Riau Akan Digelar di Mabes Polri
DPRD dan Pemkab Pelalawan Gelar Rapat Paripurna Istimewa Peringati Hari Jadi ke-26, Teguhkan Semangat “Bersinergi Menuju Pelalawan Menawan”
“Kami juga memiliki blok-blok yang sifatnya juga sudah menua. Kami mohon agar rekan KKKS dan SKK Migas yang hadir di sini untuk dapat berbagi ilmu bagaimana cara kerja yang paling efektif dalam meningkatkan uptime fasilitas produksi migas,” tuturnya.
Kepala Divisi Produksi dan Pemeliharaan Fasilitas SKK Migas, Bambang Prayoga mengatakan, uptime (tolak ukur) fasilitas produksi migas menunjukkan peningkatan cukup baik bila dibanding tahun sebelumnya. Potensi loss production opportunity (LPO) yang diakibatkan oleh unplanned downtime juga menunjukkan tren perbaikan.