PEKANBARU -- "Hidup AMIN, AMIN menang! " Teriakan itu membahana di dalam Pasar Pagi Arengka saat Calon Wakil Presiden (Cawapres) Muhaimin Iskandar mengunjungi pasar pagi Arengka Pekanbaru, Sabtu (2/12/2923). Kedatangan Cawapres yang mendampingi Anies Baswedan pada Pemilu 2024 itu mendapat sambutan hangat dari para pedagang dan warga.
Antusias warga terlihat sejak awal Cak Imin menginjakan kakinya di pasar tradisonal di Jalan Soekarno - Hatta. Pedagang sudah terlihat menyambut kedatangan Cawapres dari pasangan Anis Baswedan itu.
Teriakan nama AMIN, singkatan dari Anies-Muhaimin pun bergema ditengah hiruk pikuk pasar. Cal Imin pun membalas dengan senyuman. Sesekali lambaian tangan diarahkan pedagang.
Bupati Zukri Buka Operasi Pasar, Bantu Warga P3KE Dapatkan Sembako Murah
Sadis Teror Pagi di UIN Suska, Mahasiswi Bersimbah Darah
"Hidup AMIN, AMIN menang," teriak pedagang.
Memasuki pasar pagi, Cak Imin langsung menyempatkan menemui salah pedagang kebutuhan rumah tangga. Ketua DPP PKB ini pun mendengarkan keluhan atas kenaikan harga yang dirasakan semakin memberatkan.
"Harga semakin naik. Dampaknya kepada pembeli juga pak," keluh pedagang.
Relokasi Pedagang ke Pasar Induk Pekanbaru Masih Menunggu Kesiapan Fisik Bangunan
Puluhan Ribu UMK di Sumbar Disiapkan Masuk Pasar Global Ekonomi Halal
Hal yang sama juga disampaikan pedagang lainnya. Mereka berharap, ketika Cak Imin bersama Calon Presiden (Capres) Anies menang pada Pemilu nanti, kiranya dapat memperhatikan nasib pedagang termasuk harga kebutuhan pokok yang semakin melambung.
Kesempatan ini juga banyak dimanfaatkan pedagang untuk berswafoto kepada Cak Imin. Bahkan salah satu pedagang bernama Ita rela berlari mengejar Cak Imin saat hendak meninggalkan Pasar Pagi Arengka hanya untuk berswafoto.
Sambil memanggil nama AMIN ingin berphoto, teriakan ibu pedagang ini didengar Cak Imin dan petugas. Setelah mendapatkan keinginannya untuk berswafoto, IBU Ita pun menyalami sambil mengucapkan terimakasihnya kepada Cak Imin.
Pedagang Pusing Penjualan Mobil Bekas 2025 Anjlok, Lebih Buruk dari Masa Pandemi
Harga Sawit Swadaya Riau Turun Efek Lesunya Pasar CPO