|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : Molli Wahyuni
KAMPAR - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN) Pusat dr. Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi terhadap upaya Tim Percepatan Penurunan Stunting dalam rangka menurunkan stunting di Provinsi Riau.
Hasto Wardoyo mengaku langkah penurunan stunting di Riau dan Kampar khususnya sangat nyata dan luar biasa, karena adanya kerja sama dan gotong royong dari semua pihak.
"Karena penurunan stunting yang nyata di Provinsi Riau ini luar biasa. Bahkan di Kabupaten Kampar ini sangat luar biasa," ucapnya.
821 Guru Incar Jabatan Kepala Sekolah Tingkat SLTA
Jaksa Agung Tegaskan Komitmen Antikorupsi Saat Lantik 17 Kepala Kejati Baru
Kepala BKKBN RI tersebut mengungkapkan, Presiden Jokowi mentargetkan akhir 2024 angka stunting harus mencapai target 14 persen. Namun menariknya, di Kabupaten Kampar jangankan akhir 2024, akhir 2022 lalu sudah mencapai 14 persen.
Sehingga menurutnya, kerja keras dan upaya yang dilakukan oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Kampar ini sungguh luar biasa.
"Tentu berkat dukungan yang digerakkan oleh Pak Bupati dan Pak Sekda, saya melihat Pak Sekda sejak beberapa waktu yang lalu beberapa tahun yang lalu sudah menggerakkan juga mitra-mitra. Saya terima kasih sekali kepada para mitra," terangnya.
Divonis 5,5 Tahun, Risnandar Ingat Kasusnya Dijadikan Pelajaran oleh Kepala Daerah
Bupati Zukri Terima Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Paling Inovatif
Hasto Wardoyo menyebutkan, pihaknya sudah melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah di Indonesia dalam rangka upaya mendorong penurunan stunting di Indonesia.
Namun dia melihat gotong royong yang sangat luar biasa dalam penurunan stunting di Riau, khususnya Kabupaten Kampar ini sangat serius sekali dan bisa dijadikan contoh bagi daerah lainnya.
Bahkan sebutnya, tidak hanya pemerintah daerah, Forkopimda, dunia usaha di Riau juga dinilai sangat kompak dalam upaya penurunan stunting tersebut.
Pakai Sepeda Motor, Wako Agung Keliling Bawa Kepala OPD
Kepala Kejaksaan Tinggi Diganti, Ada Nama Baru - Riau Termasuk?
"Keliling ke seluruh Indonesia ini yang ngeroyoknya stunting itu seperti di Kampar saya belum melihat, di Kampar ini ngeroyok stunting nya serius sekali, semua memberikan dukungan. Nah inilah saya kira gotong royong sudah diamalkan di Kampar dengan baik, saya terima kasih dan ini bisa dilanjutkan untuk ke depan harus kita pertahankan," katanya.
Kepala BKKBN Pusat itu menambahkan, zero stunting yang diharapkan Kabupaten Kampar merupakan slogan yang bagus, karena di Kampar ini bercita-cita untuk menurunkan stunting dan penurunan ekstrem.
Sehingga sebutnya, Provinsi Riau dengan jumlah penduduk enam juta lebih dia yakin tidak terlalu berat dalam penurunan stunting ini. Sebab kerja sama yang luar biasa dari semua pihak sudah diterapkan dengan baik.
Gubri Tunjuk Empat Plt Kepala OPD yang Baru ,Ini Namanya
Netanyahu Depak Kepala Shin Bet, Israel Kian Terpecah
"Jumlah tim pendamping keluarga kita banyak untuk mendampingi orang hamil, nikah dan resiko tinggi stunting. Saya yakin cukuplah, dan anggaran yang diberikan walaupun tidak besar tapi bisa menurunkan stunting, karena gorong royong. Saya harap anggaran yang ada dapat diserap dengan baik," tutupnya.*