|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : Moli /*
BANGKINANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau bersama KPU Pekanbaru dan Kampar, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pencocokan dan Penelitian (Coklit) terhadap pemilih yang berdomisili di wilayah perbatasan antara kabupaten Kampar dan kota Pekanbaru. Rapat digelar Kamis (4/7/2024) di Aula KPU Kabupaten Kampar.
"Rapat ini membahas tentang bagaimana kebijakan dan teknis implementasi Coklit data pemilih oleh Pantarlih di wilayah perbatasan. Di kawasan ini terdapat pemilih yang secara administratif terdaftar di wilayah Kota pekanbaru, tetapi secara faktual berdomisili di wilayah Kabupaten Kampar," terang anggota KPU Riau, Nugroho Notosusanto.
Dalam Rakor tersebut jelas Nugi, panggilan akrab Nugroho Notosusanto, menghasilkan sejumlah kesepakatan. Di antaranya, akan dilakukan Coklit serentak di wilayah perbatasan pada tanggal 8 Juli 2024, yang disaksikan oleh KPU Provinsi Riau, KPU Kota Pekanbaru dan KPU Kabupaten Kampar.
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
Kegiatan ini juga diikuti Bawaslu Kota Pekanbaru, Bawaslu Kampar, disertai dengan jajaran dibawahnya KPU seperti PPK, PPS, dan Pantarlih, Bawaslu dan jajarannya seperti Panwascam dan PKD.
Nugi menekankan, agar koordinasi antara KPU Kampar dan KPU Pekanbaru harus terjalin dengan baik. Begitu juga wilayah-wilayah lain yang berpotensi ada peristiwa atau fenomena serupa. Misalnya perbatasan antara Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai, antara Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai.