POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Nusantara

Dua Anggota MUI Dinonaktifkan Karena Diduga Terlibat Organisasi Zionis Israel

Kamis, 18 Juli 2024 | 22:44:40 WIB

Editor : adlis | Penulis : red

Dua Anggota MUI Dinonaktifkan Karena Diduga Terlibat Organisasi Zionis Israel
Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan

JAKARTA - Dua anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dinonaktifkan karena diduga terlibat dalam sebuah organisasi non-pemerintah (NGO) yang berafiliasi dengan Zionis Israel.

Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan, menjelaskan bahwa MUI memiliki mekanisme sesuai pedoman dasar rumah tangga, peraturan organisasi, dan kode etik. Berdasarkan hal tersebut, MUI telah melakukan proses sesuai prosedur untuk menonaktifkan kedua anggota yang bersangkutan.

"Di antaranya ada inisial MA dan AR yang dinonaktifkan karena diduga terlibat dalam organisasi yang terafiliasi dengan Zionis Israel," kata Buya Amirsyah kepada Republika di MUI, Kamis (18/7/2024).

Baca :

Buya Amirsyah menambahkan bahwa MA dan AR diproses sesuai dengan prosedur dan tahapan-tahapan yang telah ditetapkan dalam tata kelola organisasi MUI.

"Tindakan kedua aktivis tersebut sangat mengecewakan dan menyedihkan. Mereka melukai hati kita semua, terutama mengingat perjuangan bangsa Indonesia dalam membela kemerdekaan Palestina," ujarnya.

Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Ni'am Sholeh, menyampaikan bahwa langkah penonaktifan ini diambil setelah MUI melakukan konsolidasi internal sebagai respons atas kunjungan lima warga negara Indonesia ke Israel.

Baca :

"Dari hasil konsolidasi internal MUI, diketahui bahwa ada NGO yang dibentuk oleh beberapa orang dengan salah satu visinya untuk membangun hubungan diplomatik dengan Israel," jelas Kiai Niam.

Kedua pengurus NGO tersebut, yang berinisial MA dan AR, tercatat sebagai anggota Komisi Fatwa MUI.

"Sikap kelembagaan MUI jelas mengutuk tindakan genosida yang dilakukan Israel serta mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa Palestina. Tindakan kedua anggota tersebut jelas bertentangan dengan prinsip MUI dan konstitusi," ujar Kiai Ni'am, dikutip dari MUI Digital, Kamis (18/7/2024).

Baca :

Rapat Ketua MUI Bidang Fatwa bersama Pimpinan Komisi Fatwa MUI memutuskan untuk menonaktifkan kedua anggota tersebut. Hasil rapat bidang dan komisi ini akan dibawa ke rapat pimpinan MUI untuk ditindaklanjuti sesuai dengan langkah-langkah organisasi.

Lebih lanjut, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menjelaskan bahwa penelusuran dan profiling telah dilakukan. Ia juga mengonfirmasi kepada kedua anggota tersebut mengenai informasi keterlibatan mereka dalam NGO yang terafiliasi dengan Zionis Israel. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa kedua anggota tersebut terbukti terlibat dalam organisasi yang berafiliasi dengan Israel.

"Kedua anggota tersebut juga diketahui telah berkunjung ke Kedutaan Besar Israel di Singapura tahun lalu. Ini cukup bagi kami untuk menonaktifkan keduanya sambil meminta penjelasan lebih lanjut. Kami sudah komunikasikan dengan keduanya," terang Kiai Ni'am.

Baca :

Langkah selanjutnya terhadap nasib kedua anggota Komisi Fatwa tersebut akan dilakukan sesuai dengan mekanisme organisasi di MUI.

Sumber: Republika


Pilihan Editor
Berita Lainnya
pekanbaru
Ini Juara Gebyar Dangdut II dan Lagu Pop II Cafe Nikmat Pemuda
Senin, 12 Januari 2026 | 16:37:42 WIB
riau
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
Senin, 12 Januari 2026 | 08:43:00 WIB
riau
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
Senin, 12 Januari 2026 | 08:43:00 WIB
hukum
Status Hukum Naik, Yaqut Terseret Kasus Korupsi Kuota Haji
Jumat, 9 Januari 2026 | 20:43:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
2
4
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB