POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Mancangenara

Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh Dibunuh di Iran

Rabu, 31 Juli 2024 | 19:02:40 WIB

Editor : Putrajaya | Penulis : Nidal Al-Mughrabi and Parisa Hafezi

Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh Dibunuh di Iran
Ismail Haniyeh/PHOTO DOK via Wikimedia Commons/council.gov.ru

KAIRO/DUBAI - Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh tewas dibunuh di Iran pada Rabu pagi. Pembunuhan ini dikhawatirkan akan memicu ancaman balasan terhadap Israel di tengah konflik yang semakin mendalam di Gaza dan Lebanon.Pengawal Revolusi Iran mengonfirmasi kematian Haniyeh setelah ia menghadiri pelantikan presiden baru Iran. 

Haniyeh, yang biasanya bermarkas di Qatar, menjadi wajah diplomasi internasional Hamas selama perang di Gaza yang dimulai pada 7 Oktober. Hamas menyatakan pembunuhan ini akan membawa pertempuran ke tingkat baru. Iran mengumumkan tiga hari berkabung nasional dan berjanji akan membalas.

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menyatakan Israel akan menerima hukuman keras akibat pembunuhan ini. Iran sudah pernah melakukan serangan terhadap Israel dalam konflik Gaza sebelumnya.

Baca :

Israel belum memberikan komentar atau klaim tanggung jawab atas insiden ini. Militer Israel sedang menilai situasi tanpa mengeluarkan pedoman baru bagi warga sipil. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu pejabat keamanan untuk konsultasi.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menolak mengomentari pembunuhan Haniyeh, hanya menyatakan pentingnya kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Pembunuhan ini terjadi kurang dari 24 jam setelah Israel mengklaim telah membunuh komandan Hizbullah yang bertanggung jawab atas serangan di Dataran Tinggi Golan. Hal ini tampaknya menggagalkan peluang mencapai gencatan senjata di Gaza yang telah berlangsung selama 10 bulan.

Baca :

Hamas mengecam pembunuhan Haniyeh sebagai eskalasi serius dan menyatakan akan terus melawan. Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant menyatakan Israel siap menghadapi semua skenario.

Qatar, yang menjadi perantara pembicaraan damai di Gaza, mengutuk pembunuhan ini sebagai eskalasi berbahaya. Mesir menyatakan hal ini menunjukkan kurangnya kemauan politik di pihak Israel untuk meredakan ketegangan. Cina, Rusia, Turki, dan Irak juga mengutuk pembunuhan ini.

Badan keamanan tertinggi Iran bertemu untuk memutuskan respons terhadap kematian Haniyeh. Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengutuk pembunuhan ini dan faksi-faksi Palestina di Tepi Barat menyerukan pemogokan dan demonstrasi massal.

Baca :

Konflik di Gaza telah berlangsung hampir 10 bulan tanpa tanda-tanda berakhir. Pembicaraan gencatan senjata yang dimediasi Mesir dan Qatar tampaknya gagal.

Risiko perang antara Israel dan Hizbullah meningkat setelah serangan di Dataran Tinggi Golan yang menewaskan 12 anak-anak di sebuah desa Druze dan pembunuhan komandan senior Hizbullah Fuad Shukr.

Haniyeh diangkat sebagai pemimpin tertinggi Hamas pada 2017. Kematian Haniyeh menyusul pembunuhan wakilnya Saleh Al-Arouri pada Januari oleh Israel, meninggalkan Yehya Al-Sinwar dan Zaher Jabarin sebagai pemimpin Hamas yang masih hidup tetapi bersembunyi.

Baca :

Perang dimulai pada 7 Oktober dengan serangan Hamas ke Israel yang menewaskan 1.200 orang dan menculik sekitar 250 sandera. Israel merespons dengan serangan yang menewaskan lebih dari 39.400 orang di Gaza dan menyebabkan krisis kemanusiaan bagi lebih dari 2 juta orang. *

Sumber: Reuter


Pilihan Editor
Berita Lainnya
riau
821 Guru Incar Jabatan Kepala Sekolah Tingkat SLTA
Rabu, 14 Januari 2026 | 14:33:54 WIB
nusantara
Prabowo Targetkan Sekolah Unggulan di Seluruh Provinsi 
Rabu, 14 Januari 2026 | 13:11:00 WIB
mancangenara
Iran Siap Menghancurkan! AS Diperingatkan: Serang, Kami Balas Tanpa Ampun
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:50:00 WIB
mancangenara
Trump Siap Perang, Serukan Evakuasi Warga Amerika dari Iran
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:29:36 WIB
hukum
Terbongkar! 9 Data di Ijazah Jokowi Diminta Dibuka ke Publik
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:18:32 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
3
4
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB