Dalam kesempatan itu, ia memberi apresiasi kepada anggota DPRD Riau, Dr. Hj. Karmila Sari, S.Kom, M.M., atas kontribusinya membawa berbagai program pembangunan dari pusat ke Rokan Hilir. Ia berharap langkah tersebut menjadi contoh konkret bagi daerah-daerah lain di luar Pulau Jawa dalam mempercepat pembangunan.
Terkait rencana Bupati Rohil, H. Bistamam, yang ingin membuka jalur jalan untuk memperpendek jarak ke Dumai dan Rantau Prapat, ia menyatakan dukungan penuh.
“Infrastruktur yang buruk akan menyulitkan pembangunan. Jalan penghubung yang baik adalah keharusan untuk mendistribusikan berbagai kegiatan pembangunan secara efektif,” tegasnya.
Revitalisasi Kampus Purnama UNRI Dipercepat, FT UNRI dan Pemko Dumai Siapkan Pusat Pendidikan Vokasi Industri
Komitmen Pendidikan PT BSP Berbuah, Empat Pelajar Siak Lolos GFLN 2026
Lebih jauh, Prof Ashaluddin menyebut bahwa pesisir timur Sumatera diprediksi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dalam konteks itu, konektivitas antarwilayah menjadi kunci.
“Dengan SDM yang berkualitas, infrastruktur yang kuat, dan keterhubungan antarwilayah, Rokan Hilir bisa melompat jauh menuju kesejahteraan masyarakatnya,” pungkasnya. *