Risnandar menuturkan jika ia tidak mengetahui uang pergantian tersebut diambil dari pemotongan GU/TU tersebut.
"Saat saya bertanya kebagian umum, uang pergantian itu ada, hanya saja saya tidak tahu jika uang tersebut diambil dari pemotongan kas daerah tersebut," tukas pria kelahiran 1983 tersebut.
Risnandar menuturkan apa yang terjadi dengan dirinya saat ini, diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi kepala daerah lainnya. Yakni transparansi dalam penggunaan uang daerah.
Ramadan Dekat Rakyat, Jadi Agenda Utama Pemkab Siak Tahun Ini
PT BSP Gelar Fire Fighting Competition Peringati Bulan K3
"Apa yang terjadi dengan saya saat ini jadikan pelajaran untuk kepala daerah lainnya. Khususnya transparansi penggunaan uang kas daerah, cek lagi mana yang harus dipakai dari uang pribadi dan mana yang memang diambil dari uang kas pemko," pungkasnya menutup wawancara.**