Dengan adanya tim internal, lanjutnya, Polri bisa lebih cepat melakukan akselerasi perubahan, sembari menunggu arahan resmi dari Komite Reformasi Polri.
“Ketika komite Presiden resmi terbentuk, kami bisa langsung berkoordinasi, berkomunikasi, dan menindaklanjuti kebijakan-kebijakan reformasi yang dirumuskan,” tambahnya.
Kehadiran dua tim ini menunjukkan bahwa reformasi Polri menjadi agenda prioritas nasional, sejalan dengan ekspektasi publik terhadap transparansi, akuntabilitas, dan perbaikan di tubuh kepolisian. *
7 Ciri Orang yang Tampak Baik, tetapi Menyimpan Sisi Manipulatif
Petang Megang Perdana Depan Istana Siak Berbalut Budaya Melayu
Sumber: Kompas.com