POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Hukum

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp11,5 M

Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB

Penulis : antarariau

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp11,5 M
Direktorat Polisi Perairan Polda Riau berhasil gagalkan penyelundupan Rp11,5 miliar bibit lobster ke Malaysia. (antarariau)

PEKANBARU - Direktorat Polisi Perairan Kepolisian Daerah Riau menggagalkan upaya penyelundupan 15 kotak berisi belasan ribu bibit lobster senilai lebih dari Rp11,5 miliar di perairan Sungai Raja, Kota Dumai.

"Ada dua jenis lobster yang kita sita. Jenis pertama yang paling mahal adalah Mutiara dan satu lagi Pasir. Jumlah seluruhnya mencapai 77.000 ekor dengan kerugian negara Rp11,5 miliar," kata Direktur Polisi Perairan Polda Riau Kombes Pol Badarudin di Pekanbaru, Jumat (24/5).

Ia menjelaskan, pengungkapan tersebut dilakukan jajaran Ditpolair Polda Riau di perairan Kota Dumai pada Kamis(23/5). Pengungkapan berawal dari kegiatan patroli rutin Polisi Air menggunakan kapal yang dikemudian Capt Donal.

Baca :

Saat patroli, satu unit kapal kayu bermesin atau juga dikenal sebagai pompong tanpa nama mencurigakan berlayar di sekitar tempat kejadian perkara. Petugas pun langsung melakukan pengejaran. Tak butuh waktu lama, kapal berhasil disergap di perairan Sungai Sembilan.

Pada saat pemeriksaan, petugas berhasil menangkap seorang pelaku yang tidak lain merupakan nakhoda kapal berinisial Am alias Ijal (35). Sementara seorang pelaku lainnya berinisial ME alias Edo, yang teridentifikasi sebagai pemilik belasan miliar rupiah baby lobster itu kabur dengan menceburkan diri ke laut seketika petugas datang.

Badarudin mengatakan bayi lobster bernilai tinggi itu diduga kuat berasal dari wilayah Banten, Jawa Barat. Benih itu kemudian dibawa melalui jalur darat melintasi sejumlah provinsi seperti Lampung, Sumatera Selatan, Jambi hingga ke Riau. Sesampai di Riau, pelaku kemudian membawanya ke Kota Dumai untuk kemudian diselundupkan ke Malaysia.

Baca :

"Provinsi Riau hanyalah perlintasan penyelundupan. Kalau asalnya kita duga dari wilayah Pulau Jawa dan dari Banten," ujarnya.

Sementara itu, Badarudin belum dapat memastikan jaringan sindikat penyelundupan lobster tersebut. Menurut dia, Riau selama ini di luar dari peta penyelundupan lobster ke luar negeri. Acap kali para penyelundup memanfaatkan jalur Batamuntuk langsung ke Singapura.

Terpisah, Kepala Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Pekanbaru Eko Sulistyanto mengatakan hasil selundupan yang berhasil digagalkan Polisi Perairan Polda Riau itu akan segera dilepasliarkan di Provinsi Yogyakarta, sore hari ini.

Baca :

Senada dengan Badarudin, Eko mengatakan Riau selama ini bukan merupakan peta utama dan jalur favorit penyelundupan bibit lobster. "Justru dengan penangkapan ini kita akan semakin waspada. Mudah-mudahan hasil pengembangan kasus ini kita bisa mengungkap jaringan lebih luas," tuturnya.

Dia mengatakan selama ini benih lobster kerap dibawa keluar Indonesia dengan tujuan utamanya adalah Vietnam. Sementara dua negara tetangga Singapura dan Vietnam hanyalah sebagai tempat transit.*


Pilihan Editor
Berita Lainnya
pekanbaru
Ini Juara Gebyar Dangdut II dan Lagu Pop II Cafe Nikmat Pemuda
Senin, 12 Januari 2026 | 16:37:42 WIB
riau
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
Senin, 12 Januari 2026 | 08:43:00 WIB
riau
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
Senin, 12 Januari 2026 | 08:43:00 WIB
hukum
Status Hukum Naik, Yaqut Terseret Kasus Korupsi Kuota Haji
Jumat, 9 Januari 2026 | 20:43:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
2
4
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB