|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/AP
INHIL – Pipa gas tanam milik PT Trans Gas Indonesia (TGI), anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), meledak di Dusun Nibul Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, dan menimbulkan kobaran api yang menjulang sekitar 15 meter ke udara, Jumat (1/1/2026) sore.
Warga di sekitar lokasi ikut panik dibuatnya, sebab sebelum menyemburkan api, terlebih dahulu terdengar ledakan yang mengejutkan.
Kepanikan warga berawal sekitar pukul 16.00 WIB diawali suara ledakan keras dan beberapa lama kemudian menyembur api dari pipa yang bocor.
10 Orang Terluka, 3 Bangunan Rusak Akibat Ledakan Pipa Gas PT TGI
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Mengingat jarak pipa gas dengan permukiman warga sekitar mencapai 500 meter, petugas meminta masyarakat tetap waspada dan menghentikan sementara aktivitas melintas di jalur tersebut.
“Lokasi kejadian yang relatif dekat dengan aktivitas warga sempat memicu kepanikan,” kata Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, SH SIK.
Merespons insiden tersebut Polsek Kemuning langsung melakukan sterilisasi, mengimbau masyarakat yang melintas dari arah Jambi menuju Riau maupun sebaliknya untuk berhenti sementara.
Bupati Siak Imbau Warga Rayakan Tahun Baru Hindari Kerumunan Massa
Pastikan Ketersedian Air ke Sawah Warga, Bupati Afni Bentuk Satgas Bersama
Menurut keterangan petugas di lapangan, upaya penutupan atau penyekatan aliran gas telah dilakukan. Proses tersebut diperkirakan membutuhkan waktu minimal tiga jam hingga api dapat benar-benar padam.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan gas agar segera melakukan manajemen krisis serta pemutusan alur pipa,” ujar Farouk.
Kapolres menambahkan, personel di lapangan juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur serta menyiapkan penutupan sementara dari arah Pekanbaru dan Jambi apabila kondisi di lapangan dinilai membahayakan pengguna jalan.
Ribuan Warga Padati Kampar Utara, Rela Berjalan Ratusan Meter Demi Saksikan Pembukaan MTQ ke-54
Israel Ancam Habisi Semua Warga yang Bertahan di Kota Gaza
Situasi di lokasi sebut Kapolres, terpantau aman dan kondusif meskipun hujan lebat mengguyur wilayah tersebut dan api masih terlihat menyala.
“Berdasarkan laporan sementara, tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung dalam kejadian tersebut,” pungkasnya.
Berdasarkan situs TGI, PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) didirikan pada tahun 2002 sebagai perusahaan patungan antara PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Transasia Pipeline Pvt. Ltd. dan Yayasan Kesejahteraan Pegawai dan Pensiunan PGN (YKPP PGN) dengan proporsi saham masing-masing sebesar 59,87%, 40% dan 0,13%.
Stok BBM Menipis, Shell, BP-AKR, dan Vivo Kompak Ambil Langkah Mengejutkan
Komnas HAM Bongkar Fakta Mengejutkan di Tesso Nilo di Riau
PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) telah menerima laporan awal terkait adanya insiden kebocoran pipa gas milik TGI dan dioperasikan oleh TGI di jalur pipa Grissik Duri (GD) KP222 yang berada di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau pada Jumat (02/01/2026) pukul 16.35 WIB.
Corporate Secretary TGI Emil Ismail menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah penanganan insiden secara cepat dan tepat, pengamanan lokasi, pekerja serta masyarakat dengan mengutamakan aspek HSSE.
Dia menyebut, TGI telah mematikan kompresor dan menutup seluruh section valve terdekat untuk menghentikan kebocoran, serta bekerjasama dengan pihak terkait termasuk tim Damkar setempat.
Studi Mengejutkan: Ganja Bisa Bikin Perempuan Sulit Hamil!
Bupati Siak Soroti Dana PI 10% dari PHR, Warga Wilayah Kerjanya Minas Kesulitan Air Bersih
Proses investigasi oleh tim lapangan dan pihak terkait masih terus berlanjut untuk mengetahui penyebab kejadian.
Hingga saat ini, tidak terdapat korban jiwa baik dari masyarakat maupun pekerja. TGI juga melakukan monitoring tekanan gas kepada shipper dan buyer di Grissik-Duri (GD), dan berkoordinasi dengan tim pengamanan Objek Vital Polda Riau.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan berkomitmen untuk memastikan keselamatan seluruh pihak serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan sekitar. Informasi lebih lanjut akan segera kami sampaikan pada kesempatan pertama," ungkap Emil, dikutip dari keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).