PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendukung percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih, bagian dari program nasional penguatan ekonomi masyarakat. Namun, kesiapan lahan menjadi kendala utama.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyebut saat ini ada 71 titik yang direncanakan, 47 milik Pemko dan sisanya dari Pemprov Riau dan BUMN.
“Di Pekanbaru sudah terdata sekitar 71 titik. Dari pemko ada 47, sisanya milik provinsi dan BUMN,” ujar Markarius, Kamis (29/1/2026).
Menantu Dalangi Perampokan dan Pembunuhan Nenek di Pekanbaru
Optimalkan Pengawasan WNA, Imigrasi Pekanbaru Gelar Rapat TIMPORA Kabupaten Kampar 2026
Ia menambahkan banyak lahan yang belum memenuhi syarat teknis, seperti lebar minimal 30 meter.
“Masalah utamanya lahan. Banyak lahan yang lebarnya tidak sampai 30 meter atau luasnya belum memenuhi syarat,” jelasnya.
Untuk mengatasi hal ini, Pemko bersama Pemprov membentuk tim percepatan untuk memverifikasi lokasi satu per satu.
Pertama di Indonesia Libatkan 7 Penguji, Seleksi Direktur BSP Tuai Pujian Kementerian
Tokoh Aceh Dukung Relaunching AMANAH, Dorong Penguatan Kapasitas Pemuda untuk Masa Depan Daerah
“Sudah disepakati dibentuk tim percepatan. Kita akan verifikasi satu per satu agar program ini bisa berjalan maksimal,” kata Markarius.
Hingga kini, 12 titik sudah beroperasi, sementara 11 lainnya masih dalam proses.
“Sudah ada kemajuan. Kendala yang ada akan kita selesaikan melalui verifikasi di lapangan,” pungkasnya.*