PEKANBARU – PT Bumi Siak Pusako (BSP) menyelenggarakan rangkaian kegiatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2026 sebagai wujud komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan di seluruh wilayah operasional. Kegiatan ini berlangsung pada 19 Januari hingga 17 Februari 2026, melibatkan seluruh pekerja serta mitra kerja perusahaan.
Bulan K3 Tahun 2026 mengusung tema nasional “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.” Tema tersebut menjadi pijakan strategis bagi PT BSP dalam meningkatkan kualitas sistem manajemen K3, memperkuat kepatuhan terhadap regulasi, serta mendorong partisipasi aktif seluruh insan perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor hulu migas dengan tingkat risiko operasional yang tinggi, PT BSP menempatkan keselamatan sebagai nilai utama (core value) dalam setiap aktivitas kerja.
Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif selama Bulan K3, antara lain donor darah, workshop Health Promotion Program, lomba cerdas cermat K3, We Care QHSE, sosialisasi SOP mandatory dan Emergency Response Plan (ERP), kompetisi fire fighting dan tanggap darurat, serta Management Walkthrough oleh jajaran manajemen ke fasilitas operasional.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur PT Bumi Siak Pusako, Raihan, menegaskan keselamatan kerja merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional dan reputasi perusahaan.
“Keselamatan dan kesehatan kerja adalah fondasi keberlanjutan operasi PT Bumi Siak Pusako. Kami berkomitmen memastikan setiap pekerja dapat bekerja secara aman dan kembali ke keluarga dalam keadaan selamat. Komitmen ini bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi perilaku dan budaya yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh jajaran, tanpa pengecualian,” ujar Raihan.
Senada dengan hal tersebut, Pjs Manager QHSE PT Bumi Siak Pusako, Al Maududi Hadi, menegaskan keselamatan harus berjalan seiring dengan operasional perusahaan dan menjadi kunci dalam memastikan kinerja yang andal serta berkelanjutan.
“Keselamatan adalah prioritas tertinggi dan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya fungsi QHSE. Setiap individu memiliki peran dalam mencegah insiden dan membangun budaya kerja yang disiplin serta peduli terhadap risiko,” tegas Al Maududi Hadi.
Menurutnya, penerapan K3 yang efektif membutuhkan kepemimpinan yang kuat, sistem yang andal, serta keterlibatan aktif seluruh pekerja dan mitra kerja dalam mengidentifikasi, mengendalikan dan melaporkan potensi bahaya di tempat kerja.
Melalui pelaksanaan Bulan K3 2026, PT Bumi Siak Pusako berharap dapat semakin memperkuat budaya safety excellence, menurunkan potensi kecelakaan kerja, serta memastikan operasional perusahaan berjalan secara andal, berkelanjutan, dan bertanggung jawab terhadap pekerja, lingkungan, serta para pemangku kepentingan.*