PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar aksi gotong royong terpadu dengan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) serta jajaran Pemerintah Provinsi Riau, Minggu (8/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.
Aksi kebersihan difokuskan pada saluran drainase di sepanjang Jalan Letjen S. Parman dan wilayah sekitarnya. Lokasi ini menjadi perhatian karena kerap mengalami penyumbatan akibat tumpukan sampah dan sedimen.
Wali Kota Agung terlihat aktif mengarahkan jalannya pembersihan. Ia bahkan ikut turun ke saluran air bersama petugas dan ASN untuk memastikan parit dibersihkan secara maksimal sebagai langkah pencegahan banjir.
Ketua Ombudsman Nonaktif, Heri Susanto Terjerat 14 Kasus Dugaan Korupsi
Kajari Karo Dicopot Mendadak! Diperiksa Kasus Amsal Sitepu, Ini Fakta Sebenarnya
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dan mengikuti kegiatan tersebut.
Agung menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan yang telah dijalankan Pemerintah Kota Pekanbaru dan diperkuat dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Semangat gotong royong harus terus kita hidupkan. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tapi menjadi bagian dari budaya kerja dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Agung.
Ia menegaskan, Pemko Pekanbaru telah mengintegrasikan gerakan ini melalui program Pekanbaru Green City yang selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Asri. Untuk mendukung program tersebut, Pemko Pekanbaru menetapkan kewajiban bagi ASN melaksanakan gotong royong selama 30 menit sebelum jam kerja.
Sutikno Dipindah ke Jabar, Kursi Kejati Riau Kini Dipegang I Dewa Gede Wirajana
Sekda Pelalawan Hadiri Panen Raya Jagung Polres, Hasilkan 15 Ton untuk Dukung Ketahanan Pangan
“Sepanjang tahun 2026, kami menargetkan pembersihan sekitar 900 kilometer parit dan anak sungai di berbagai kecamatan di Pekanbaru,” pungkasnya.**