JAKARTA – Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk membahas langkah konkret membangkitkan BUMD migas daerah, PT Bumi Siak Pusako (BSP).
Pertemuan itu juga dihadiri Kepala SKK Migas Djoko Siswanto serta Dirjen Migas Laode Sulaiman.mengawal tiga agenda besar pembenahan BUMD PT Bumi Siak Pusako (BSP) melalui koordinasi intensif bersama Kementerian ESDM dan SKK Migas.
Bupati Siak Dr Afni menyebutkan pembenahan BSP menjadi prioritas utama guna memperkuat sektor energi daerah dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Diskusi kami bersama berfokus pada tahapan-tahapan terukur membenahi BUMD PT Bumi Siak Pusako (BSP).”
TKD Hanya Rp311 Miliar, Bupati Siak Protes Kebijakan Pusat yang Dinilai Tidak Adil
Bupati Siak Kurangi Protokoler dan Tolak Fasilitas Demi Efisiensi Anggaran
Agenda pertama yakni memastikan pelaksanaan kewajiban Komitmen Kerja Pasti (KKP) yang meliputi eksplorasi sumur hingga program survei seismik dan EOR dengan nilai investasi sekitar 130 juta USD.
"Ini sifatnya wajib dijalankan dan membutuhkan nilai investasi mencapai 130 juta USD. Kami optimis insyaAllah terlaksana dengan mengikuti arahan langsung Kementerian ESDM dan SKK Migas.”
Agenda kedua adalah pembangunan permanen pipa salur minyak guna menekan biaya produksi dan meningkatkan lifting minyak.
“Kami tidak berencana sebatas memperbaiki dan memperbaiki lagi, tapi bercita-cita membuat lompatan dan sejarah besar mengganti pipa secara permanen di seluruh jalur yang menghantarkan minyak menjadi lifting.”
Agenda ketiga adalah pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (UKK) direksi BSP secara profesional dan transparan.
“Kami meminta unsur pengujinya berasal dari kalangan independen, termasuk dari Kementerian ESDM, SKK Migas, para pakar, Akademisi, dan profesional lainnya.”*