JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Siak mendapatkan dukungan Kementerian Perhubungan untuk membenahi pelabuhan di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) setelah sebelumnya mengalami berbagai persoalan pengelolaan.
Dalam pertemuan dengan Menteri Perhubungan, pihak Kemenhub menyayangkan pengelolaan pelabuhan selama beberapa tahun lalu oleh BUMD PT Samudera Siak (SS), dan dinilai kurang amanah hingga berujung ambruknya fisik pelabuhan di KITB.
Dalam kesempatan itu Bupati Siak Afni menegaskan, bahwa Direksi lama telah dipecat secara tidak hormat, dan pemkab memiliki komitmen kuat membenahi pelabuhan di KITB saat nanti diberi kesempatan kedua
“Saya menegaskan bahwa Direksi lama telah dipecat secara tidak hormat, dan kami memiliki komitmen kuat membenahi pelabuhan di KITB saat nanti diberi kesempatan kedua.”
Kementerian Perhubungan juga memberikan dukungan agar BUMD Siak kembali menjadi Badan Usaha Pelabuhan dengan skema baru.
“Alhamdulillah Bapak Menteri Perhubungan mendukung penuh bila BUMD Siak kembali menjadi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) di KITB, namun disarankan tidak lagi menggunakan badan hukum PT Samudera Siak karena banyak hal yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum."
Selain itu, Pemkab Siak mengusulkan izin Ship-to-Ship (STS) transfer sementara guna menghidupkan kembali aktivitas ekonomi pelabuhan.Akibat ambruknya pelabuhan KITB dan berhentinya beroperasi kapal-kapal, telah membuat ratusan warga setempat kehilangan pekerjaan.
"Alhamdulillah permohonan kami diterima untuk mendapatkan ijin Ship-to-Ship (STS) transfer sementara, agar aktivitas pelabuhan tetap berjalan meski di tengah keterbatasan. InsyaAllah ijinnya akan segera kami ajukan secara resmi, besar harapan para buruh lokal dapat bekerja kembali,"ungkap Afni.
Dikesempatam itu dirinya juga memohon adanya jembatan timbang mencegah ODOL (Over Dimension Over Loading), demi menjaga kualitas Jembatan Siak Tengku Agung Sultanah Latifah dan mobil angkutan untuk anak-anak disabilitas berangkat sekolah.
"Alhamdulillah semua mendapat tanggapan positif, akan ditindaklanjuti secara administratif dan teknis.
Ini sekilas berbagai upaya dan ikhtiar untuk Siak. Kami terus bergerak, semangat dan optimis masa-masa sulit akan berganti dengan kebangkitan Negeri. Kiranya Allah senantiasa menyayangi Siak dan seisinya. Aamiin,"pungkas Afni dengan optimis.*