BANGKINANG – Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 untuk menyusun arah pembangunan daerah tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar, Senin (9/3/2026), mengusung tema penguatan inovasi dan investasi guna meningkatkan daya saing daerah secara berkelanjutan dan inklusif.
Musrenbang tersebut menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan prioritas pembangunan Kabupaten Kampar dengan kebijakan pembangunan nasional serta Provinsi Riau.
Selain itu, forum ini juga menjadi wadah merumuskan program pembangunan daerah tahun 2027 di tengah kondisi fiskal daerah yang semakin terbatas.
Optimalkan Pengawasan WNA, Imigrasi Pekanbaru Gelar Rapat TIMPORA Kabupaten Kampar 2026
DPRD Kampar Soroti LKPj 2025, Beri Catatan Strategis untuk Perbaikan Kinerja Pemda
Kegiatan ini dihadiri Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Wakil Bupati Kampar Misharti, Koordinator Sumatera I Direktorat Regional I Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Aditya Widya Pradipta, Wakil Ketua DPRD Kampar Iib Nursaleh, Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah, serta Kepala Bappeda Provinsi Riau yang diwakili Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Abdul Maidan.
Turut hadir Anggota DPR RI Syahrul Aidi Maazat, Anggota DPRD Provinsi Riau Raja Jaya Dinata, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, kepala desa, pimpinan BUMN dan BUMD, perbankan, perguruan tinggi, pelaku usaha, serta tokoh masyarakat.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bappeda Kampar Yusdiyen Hadinata dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD Tahun 2026 mengangkat tema “Penguatan Inovasi dan Investasi untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah yang Berkelanjutan dan Inklusif.”
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
452 Jemaah Calon Haji Kampar Ikuti Manasik Haji 2026, Bupati Ingatkan Persiapkan Ibadah dengan Baik
Menurutnya, forum ini bertujuan untuk mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas pembangunan Kabupaten Kampar agar perencanaan yang disusun lebih tepat sasaran.
Ia menjelaskan bahwa penyusunan RKPD telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari Musrenbang desa dan kelurahan pada awal Januari 2026, Musrenbang kecamatan pada 26–30 Januari 2026, Forum Perangkat Daerah pada 10–12 Februari 2026, Pra Musrenbang Kabupaten pada 25 Februari hingga 2 Maret 2026, hingga Musrenbang Kabupaten pada 9 Maret 2026.
Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar dalam arahannya menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tahun 2027 harus disusun secara realistis dan tepat sasaran mengingat kondisi fiskal daerah yang mengalami penurunan.
Bupati Kampar Respon Pandangan Umum DPRD Terhadap LKPJ 2025, Siap Tindaklanjuti Kritik dan Saran
Uji Lab Ketiga Jadi Kunci, DPRD Kampar Tunda Rekomendasi Kasus Ikan Mati
Ia menyebutkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kampar Tahun 2026 sebesar Rp2,6 triliun, turun sekitar Rp500 miliar dibandingkan APBD Tahun 2025 yang mencapai Rp3,1 triliun.
“Ruang fiskal kita semakin menurun. Namun saya yakin semua pihak yang hadir di sini merupakan faktor penting dalam pembangunan Kabupaten Kampar,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa APBD harus mampu menjadi instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Serikat Pekerja BSP Gelar Sharing Knowledge PKB, Hadirkan Wijatmoko Sebagai Narasumber
Pemkab Siak Terapkan WFH Setiap Rabu Mulai 8 April 2026, Afni Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal
Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menyusun program pembangunan tahun 2027 sesuai dengan prioritas yang telah dibahas dalam Pra Musrenbang.
Selain itu, Ahmad Yuzar menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah. Salah satu program strategis yang tengah disiapkan adalah pembangunan kawasan Water Front City di Kabupaten Kampar.
Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan, sementara pembangunan kawasan tersebut diharapkan melibatkan partisipasi perusahaan, khususnya sektor minyak dan gas serta perkebunan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kampar.
Bupati Kampar Ziarah Makam, Tradisi Aghi Ayo Onam Pererat Hubungan Pemimpin dan Masyarakat
Pertama di Riau, Kampar Gelar Musrenbang RKPD 2027 Lebih Awal
Di kawasan tersebut juga direncanakan pembangunan area olahraga dan ekonomi kreatif yang dilengkapi fasilitas mini soccer, jogging track, serta taman olahraga masyarakat.
“Dengan berkumpulnya masyarakat di kawasan tersebut, diharapkan muncul aktivitas ekonomi baru yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” katanya.
Bupati juga meminta para camat agar pembangunan di desa difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pengentasan kemiskinan.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng Insan Pers dan Mubaligh Kampar
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100%, TPP Disesuaikan Kemampuan APBD
Beberapa program yang disiapkan pemerintah daerah antara lain bantuan beras bagi janda lanjut usia dan penyandang disabilitas, pemberian makanan tambahan untuk penanganan stunting, serta bantuan bagi anak yatim dan masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Riau yang diwakili Abdul Maidan menyampaikan bahwa Kabupaten Kampar memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian Provinsi Riau.
Ia menjelaskan Kabupaten Kampar menyumbang sekitar 10 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Riau. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kampar pada 2025 juga tercatat sebesar 5,02 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau yang berada pada angka 4,79 persen.
Musrenbang RKPD Kabupaten Kampar Tahun 2026 diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Musrenbang RKPD Kabupaten Kampar Tahun 2027 oleh Wakil Bupati Kampar Misharti bersama perwakilan peserta Musrenbang. Hasil kesepakatan tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan dokumen RKPD Kabupaten Kampar Tahun 2027 yang selanjutnya menjadi acuan dalam penyusunan APBD Kabupaten Kampar.