TEMBILAHAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Hingga Senin (9/3/2026), tim gabungan masih berjibaku memadamkan api di dua lokasi berbeda, yakni di Kelurahan Tanjung Pidada, Kecamatan Tempuling dan Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir menurunkan dua tim Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di kedua lokasi tersebut.
Di Kelurahan Tanjung Pidada, Kecamatan Tempuling, proses pemadaman telah memasuki hari ketiga.
Tim TRC BPBD yang dipimpin Komandan Tim (Dantim) Mugi Kurniawan bersama tujuh personel lainnya masih berupaya memadamkan api yang membakar lahan di wilayah tersebut.
AMANAH Dikukuhkan Kembali, Dorong Hilirisasi Industri Kreatif dan Pemberdayaan Pemuda Aceh
Bersama Patroli Terpadu, Bupati Zukri Tinjau Titik Karhutla di Desa Gambut Mutiara
Berdasarkan data sementara BPBD Inhil, luas lahan yang terbakar di lokasi itu diperkirakan mencapai sekitar lima hektare. Tim di lapangan terus melakukan penyemprotan air dan pendinginan untuk mencegah api meluas ke area lain.
Sementara itu, di Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, tim gabungan juga melakukan upaya pemadaman serta pemantauan titik api guna memastikan kebakaran tidak kembali meluas.
BPBD Inhil mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Pemprov Riau Intensifkan Pemadaman Karhutla, Puluhan Sortie Udara Dikerahkan
Pemadaman Karhutla di Wilayah Riau Terus Berlanjut, Satgas Kerahkan Regu Darat dan Dukungan Helikopter
Petugas di lapangan masih terus melakukan pemadaman dan pemantauan hingga api benar-benar padam serta situasi dinyatakan aman.*