Dalam sambutannya, Herry menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi lintas sektor. Ia mencontohkan pengungkapan kasus perburuan gajah yang berlangsung sejak 2024 hingga 2026, serta penindakan jaringan narkotika dan illegal logging.
“Penegakan hukum tidak hanya untuk kepentingan manusia, tetapi juga untuk menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Polda Riau terus mengembangkan penegakan hukum berbasis teknologi, termasuk melalui analisis intelijen dan kerja sama dengan berbagai pihak.
Pemkab Siak Siaga Mudik Lebaran, 235 Personel Disiapkan di 10 Posko Pengamanan
Polda Riau Tes Urine Personel Serentak, Kapolda: Tak Ada Ampun Jika Terbukti Pengguna
Herry juga menekankan pentingnya integritas di lingkungan kepolisian. Menurutnya, penghargaan diberikan kepada personel berprestasi, sementara pelanggaran akan ditindak tegas sesuai aturan.
“Anggota yang menunjukkan kinerja baik akan diapresiasi, sedangkan pelanggaran akan ditindak tanpa kompromi,” tegasnya.