“Satgas gabungan langsung melakukan penyisiran di lokasi sejak pagi. Area pencarian juga diperluas hingga sekitar satu kilometer dari titik terakhir korban terlihat,” jelasnya.
Ia menambahkan, tim menerapkan dua metode pencarian sekaligus. Selain penyisiran di sepanjang aliran sungai, petugas juga melakukan penyelaman di sekitar kerambah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Kami menduga korban kemungkinan tersangkut di bawah kerambah-kerambah yang ada di sekitar lokasi. Karena itu penyelaman dilakukan secara intensif di titik-titik tersebut,” terangnya.
Kampar Junior FA U-10 Sabet Juara III Nasional, Siap Harumkan Nama Indonesia di China
Bupati Ahmad Yuzar Lantik Pimpinan BAZNAS Kampar Periode 2026-2031
Proses pencarian sendiri tidak berjalan mudah. Kondisi debit air Sungai Kampar dilaporkan mulai meningkat dengan arus yang cukup kuat sejak pagi hari. Cuaca mendung disertai gerimis juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
Meski begitu, tim gabungan bersama masyarakat tetap berupaya maksimal untuk menemukan korban secepat mungkin.