Berdasarkan pengalamannya mendampingi masyarakat di Sumatera, Afni berpandangan konflik agraria tidak akan terselesaikan jika kebijakan pemerintah pusat tidak mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan daerah.
Penyusun menilai langkah-langkah yang diambil Afni mencerminkan keberanian dalam mengambil keputusan sulit sekaligus menawarkan perspektif baru dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Selain Afni, sejumlah tokoh nasional turut masuk dalam daftar tersebut, di antaranya Alissa Wahid, Novel Baswedan, Bivitri Susanti, Farwiza Farhan, Andrew Kalaweit, Gus Kautsar, Hening Purwati, dan Victor Yeimo.
Mobil Listrik China Kuasai Pasar Eropa, Industri Otomotif Jerman Masuk Masa Sulit
Pemerintah Targetkan Pembenahan Program MBG Rampung Sebulah
Penyusun menegaskan, daftar 22 Sosok Reset Indonesia bukanlah kumpulan orang yang dianggap sempurna, melainkan figur-figur yang dinilai memiliki komitmen, keberanian, dan gagasan yang mampu menginspirasi lahirnya perubahan mendasar di Indonesia.
Adapun 22 tokoh yang masuk dalam daftar tersebut adalah Afni Zulkifli, Alissa Wahid, Andrew Kalaweit, A.S. Rosyid, Bivitri Susanti, Chiki Fawzi, Dicky Senda, Farwiza Farhan, Gus Kautsar, Hening Purwati, Iman Zanatul, Jacky Manuputty, John Bamba, Kalis Mardiasih, Lian Gogali, Media Askar, M. Nur Arifin, Novel Baswedan, Virdian Aurellio, Zainal Arifin, Dorthea Wabiser, dan Victor Yeimo.*