Dalam kesempatan tersebut, Bistamam turut mendorong pemerintah pusat agar menghadirkan regulasi yang semakin berpihak kepada petani lokal.
Menurutnya, dukungan kebijakan sangat diperlukan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat posisi petani dalam rantai industri sawit.
Selain regulasi, sejumlah aspek penting juga menjadi perhatian, di antaranya kemudahan akses permodalan bagi petani serta pemanfaatan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas dan hasil perkebunan.
Pimpin Apel Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Sekda Rohil: Data Akurat Jadi Kompas Pembangunan
Inspektorat Rohil Dorong Budaya Antikorupsi Dimulai dari Bangku Sekolah
Bistamam menilai, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha dan petani menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem industri sawit yang sehat, adil dan berkelanjutan.
"Saya yakin, dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pengusaha, dan petani, kita bisa mewujudkan industri sawit yang berkelanjutan dan menyejahterakan rakyat. Mari kita terus berjuang bersama untuk kemajuan Rokan Hilir yang lebih gemilang," pungkasnya.