|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : vivanews
"Kami tidak ingin perang, tetapi kami akan gigih mempertahankan wilayah udara, tanah, dan perairan kami," katanya di Twitter.
Duta Besar Iran untuk PBB, Majid Takht Ravanchi mengatakan, pesawat nirawak itu jelas terlibat dalam operasi mata-mata dalam apa yang dia sebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.
Dalam suratnya kepada sekretaris jenderal PBB dan Dewan Keamanan, Ravanchi mengatakan Iran tidak menghendaki perang, tapi negara itu memiliki hak untuk mempertahankan wilayahnya dari tindakan bermusuhan.
Trump Ancam Iran, AS Siap Bertindak Jika Demonstran Dibunuh
Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Berat, PSPS Pekanbaru Didenda Puluhan Juta
Berbicara di Gedung Putih, Trump mengatakan berdasarkan "dokumentasi yang ada" pesawat tak berawak itu terbang di atas perairan internasional dan bukan di wilayah udara Iran.
"Saya pikir mungkin Iran melakukan kesalahan-saya membayangkan seorang jenderal atau seseorang yang membuat kesalahan dalam penembakan yang membuat pesawat itu jatuh," katanya.