|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : halloriau.com
"Saat ini kita belum lakukan penahanan terhadap pelakunya. Namun masih kita buru. Suporter bola kaki ini dari pihak Curvanord," tegas Budhia.
Hal senada juga dilontarkan Kabagops Polresta Pekanbaru, Kompol Angga Herlambang. Ia menyebut, saat berlangsungnya kericuhan suporter, pihaknya tengah berupaya untuk meredam kericuhan terjadi dengan mengevakuasi panitia acara dan pemain ke tempat aman. Namun malah menjadi sasaran penyerangan.
"Saat kericuhan terjadi, pertama kali melindungi panitia acara dan pemain sepak bola, untuk keamanannya. Nanti kita panggil pihak suporter dari Curvanord," sebut Angga.
Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Berat, PSPS Pekanbaru Didenda Puluhan Juta
Ustadz Abdul Somad Dikabarkan Terjebak Saat Kericuhan Pecah di Lapas Muara Beliti
Awal kericuhan terjadi saat suporter yang diketahui bernama Curvanord melemparkan petasan ke lapangan arah gawang penjaga kiper PSMS Medan. Melihat itu wasit yang memimpin pertandingan Sukma dari DKI Jakarta, terpaksa menghentikan pertandingan selama 15 menit.
Jumlah supporter yang banyak membuat kerusuhan semakin tak terbendung. Mereka mulai membakar kertas di tribun utara sampai jalan menuju lapangan. Api yang membesar coba dipadamkan oleh mobil pemadam kebakaran yang ikut disiagakan, namun gagal, upaya itu dihalangi para supporter dengan lemparan batu.