|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : antarariau
Ia merinci konsumsi elpiji subsidi di Riau pada hari normal sebanyak 152.666 tabung perhari, kemudian pada periode 1 Mei hingga 18 Juni 2019 naik menjadi 165.775 tabung perhari. Untuk elpiji non subsidi dari 82 Metrik Ton perhari, naik menjadi 87 Metrik Ton perhari.
Sementara itu data konsumsi elpiji yang berhasil dirangkum antara dari Pertamina MOR I, untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut), realisasi elpiji subsidi pada hari normal sebanyak 400.000 tabung per harinya. Kemudian pada periode 1 Mei hingga 18 Juni 2019, meningkat menjadi 432.178 tabung perhari. Kemudian untuk elpiji non subsidi dari 113 Metrik Ton per hari, naik menjadi 117 Metrik Ton perhari.
Untuk Sumbar, realisasi elpiji non subsidi normalnya sebanyak 109.666 tabung per hari, kemudian pada periode 1 Mei hingga 18 Juni 2019, naik menjadi 118.061 tabung per hari. Begitu juga dengan elpiji non subsidi, dari 38 Metrik Ton perhari, naik menjadi 42 Metrik Ton perhari.
Permintaan Menurun, Hyundai Hentikan Sementara Produksi Ioniq 5 dan Kona
Thaksin Shinawatra Sampaikan Permintaan Maaf atas Tragedi Tak Bai
Kemudian untuk Aceh, elpiji subsdidi perharinya sebanyak 92.666 tabung, pada periode 1 Mei hingga 18 Juni 2019 meningkat menjadi 109.178 tabung perhari. Sedangkan untuk elpiji non subsidi dari 76 Metrik Ton perhari, naik menjadi 85 Metrik Ton per hari.
"Realisasi elipiji subsidi di daerah Sumbagut hanya turun di daerah Kepri. Namun penurunannya tidak signifikan, yaitu pada hari normal realisasinya sebanyak 58.333 tabung perhari, pada masa 1 Mei hingga 18 Juni 2019, turun menjadi 57.523 tabung perhari," tegasnya.