|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : sp/rls
Menurut Arif, selain membawa dampak ekologis, kawasan konservasi tentunya juga membawa manfaat ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan konservasi.
“Manfaatnya bisa dalam bentuk pendapatan dari kunjungan wisata ataupun jasa lingkungan,” ungkapnya.
Arif juga mengingatkan pentingnya dampak positif terhadap adat dan budaya masyarakat lokal. Hal ini berkaitan dengan pola penghidupan masyarakat sekitar kawasan konservasi yang sudah menyatu dengan alam sekitar. Ini terlihat dari berbagai kegiatan seni, budaya, pola penghidupan dan pelestarian yang secara turun temurun sudah diterapkan masyarakat.
Indosat dan China Mobile International Tekan MOU Kemitraan Strategis
Membangun Kemitraan, PWI Riau Anjangsana ke Bank Indonesia Pekanbaru
Arif mengungkap hal tersebut dalam Lokakarya Penyampaian Pesan Kunci (Key Messages) Hasil Kajian LATIN terkait Kemitraan Konservasi. Lokakarya berlangsung di Jakarta pada 9 Juli 2019 itu, dihadiri Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) dan jajarannya, serta masyarakat sipil yang aktif mendorong Kemitraan Konservasi di lapangan, dan juga akademisi.
Lokakarya tersebut diselenggarakan LATIN yang kerjasama Program BIJAK-USAID serta Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).