|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Novi Kawandi
"Libur 58 setelah dikurangi minggu efektif berarti 34 persen waktu anak Riau untuk belajar dirugikan gara-gara asap," jelasnya.
Dikatakannya, dampak dari asap yang menghasilkan karbon monoksida membuat anak jadi bebal, susah untuk konsentrasi karena asupan oksigen kurang.
"Riset membuktikan semakin banyak polutan atau bahan pencemaran maka orang akan semakin lemah kosentrasi. Sekarang ini bukan polutan lagi. Tapi lebih ekstrim kalau dibuat riset tentu lebih parah lagi," tambah Susiana yang juga Pembina Yayasan Abdurrab.
Wakil Bupati Launching Dapur SPPG Yayasan Harapan Bunda di SMPN 1 Pangkalan Kerinci
Seluruh Paslon Kepala Daerah di Riau Deklarasikan Pilkada Damai
Disinggung libur apakah mengikuti instruksi, dia menegaskan tidak peduli dengan intruksi. Jika bahaya dengan peserta didik langsung diliburkan.
"Kita tidak menunggu arahan atau pun intruksi dari mana saja. Jika kondisi membahayakan murid dan mahasiwa kami liburkan," tutupnya.*