|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : republika
SLEMAN - Tepuk tangan meriah terjadi saat sesi tanya-jawab dalam seminar Ustaz Abdul Somad di Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia (UII). Penyebabnya, penanya ternyata merupakan mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM).
Tepuk tangan spontan diberikan masyarakat lantaran UAS sebelumnya dijadwalkan mengisi kuliah umum di Masjid Kampus UGM. Namun, agenda itu tidak dapat terwujud lantaran Rektorat UGM meminta acara kuliah umum tersebut dibatalkan.
Uniknya, baik penanya maupun UAS sama-sama tidak tergoda memberikan pernyataan apapun terkait pembatalan tersebut. Penanya, Fira dari Fakultas Psikologi UGM, yang hadir bersama teman-teman kampusnya yang lain, mengaku memiliki keresahan luar biasa. Khususnya, dalam mempelajari ilmu-ilmu psikologi.
Penertiban di Bandara IWIP Berbuah Hasil, Warga China Ditangkap saat Bawa Mineral Ilegal
Jaksa Agung Tegaskan Komitmen Antikorupsi Saat Lantik 17 Kepala Kejati Baru
Salah satu contohnya, ketika buku-buku dari pakar-pakar psikologi Barat yang menjadi panduan mereka menganggap biasa perilaku LGBT. Padahal, bagi Muslim, itu merupakan penyakit yang harus dihindari.
Fira merasa bingung untuk menjelaskan masalah itu dalam perspektif Islam maupun perspektif keilmuwan. Karenanya, ia berharap UAS bisa memberikan nasihat untuk menghadapi situasi-situasi semacam itu.