|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Redpes | Penulis : Gloria Fransisca Katharina Lawi
PekanbaruExpress, Jakarta – Bagi seorang pekerja kreatif yang workaholic, alias pekerja keras menerapkan keseimbangan antara hidup pribadi dan pekerjaan ternyata sangat penting mendorong kesehatan dan produktivitas.
Mengawali karier pada 2006 sebagai sutradara saat baru berusia 21 tahun membuat Sutradara Filosofi Kopi, Angga Dwimas Sasongko tak menampik dirinya adalah seorang workaholic yang membutuhkan keseimbangan hidup.
Mengawali karier pada 2006 sebagai sutradara saat baru berusia 21 tahun membuat Sutradara Filosofi Kopi, Angga Dwimas Sasongko tak menampik dirinya adalah seorang workaholic yang membutuhkan keseimbangan hidup.
Kawal Pelaksanaan MTQ, Bupati Afni Akan Tambah Anggaran LPTQ
Komnas HAM Bongkar Fakta Mengejutkan di Tesso Nilo di Riau
“Maka saya kita paling penting adalah self consciousness. Saya workaholic. Saya tahu sekali itu [work life balance] perlu lebih diatur. Kalau capek, ya berhenti. Kalau anxiety ya cari mekanisme untuk bertahan. Kenali diri dan jangan paksakan,” ujar Angga kepada Bisnis, beberapa waktu yang lalu.
Angga yang akhir tahun lalu sukses menyelesaikan film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) ini menegaskan pentingnya seseorang yang workaholic menikmati hidup. Apalagi orang yang punya pekerjaan lebih dari satu.