|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putra | Penulis : Linda Metro
"Diduga kuat aliran dananya masuk ke Kas pribadi Muhammad Jamil, yang sekarang selaku Plt Sekda (Sekretaris Daerah) Kota Pekanbaru. Usut juga dugaan masuknya aliran dana liar ke kas pribadi Muhammad Yasir. Kami meminta kepada Kejati Riau melakukan pemeriksaan ke rekening Muhammad Yasir," pinta massa.
Tidak sampai disitu, Sapma PP juga meminta untuk mengusut retribusi sampah yang bermasalah. Di mana, mereka menduga Pemerintah Kota Pekanbaru menutupi kebocoran PAD sebesar Rp1,4 miliar.
Massa ditemui oleh Kasi E Bidang Intelijen Kejati Riau, Marvelius. Ia mengapresiasi aspirasi yang disampaikan massa dan meminta agar para pengunjuk rasa membuat laporan secara resmi ke Kejati Riau.
Kafilah Kota Pekanbaru Tampil Unik di MTQ Riau ke-43, Usung Tema Rumah Tuan Kadi dan Save Tesso Nilo
Golkar Usung Pasangan Repol-Ardo di Pilbup Kampar
"Silahkan buat laporannya secara resmi didukung dengan data-data yang valid agar kami dapat bekerja sesuai dengan aturan hukum. Jadi sekali lagi, silahkan buat laporannya. Kami tentunya akan menindaklanjuti laporan teman-teman," pinta Marvelius.
Perwakilan massa mengingatkan kalau mereka pernah membuat laporan ke Kejati Riau pada Febrari 2020 lalu tapi tidak diketahui tindaklanjutnya. "Apakah Kejati Riau takut untuk mengusutnya," kata perwakilan pengunjuk rasa.