|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU - Salah satu inisiator Partai Masyumi Reborn, Wan Abubakar mengatakan, setelah deklarasi pekan lalu, kepengurusan partai Masyumi di tingkat kabupaten/kota Riau akan segera dibentuk. Pembentukan kepengurusan hingga ke tingkat kabupaten/kota itu sebagai bentuk konsolidasi partai.
Sejauh ini, pembentukan kembali Masyumi disambut baik oleh masyarakat. Kehadiran para ulama di persiapan pembentukan partai Masyumi ini mempengaruhi positif citra partai Masyumi.
"Panitia Persiapan Pembentukan Partai Masyumi di Provinsi akan segera membentuk di Kabupaten Kota kemudian membentuk di majelis syuro" kata Wan Abubakar yang pernah menjabat sebagai gubernur Riau itu, Selasa (10/11).
Rapat Koordinasi HPN 2026, Pemprov Banten dan Panitia Mensinergikan Peran
Panitia Kongres PWI 2025 Sepakati Mekanisme Pemilihan Ketua Umum
Menurutnya, sambutan baik ini juga disebabkan banyak masyarakat menilai partai politik berbasis Islam saat ini belum mengakomodir kebutuhan umat. Disinggung mengenai kemungkinan adanya perebutan suara dengan partai-partai Islam lain dalam Pemilu mendatang, kata Wan Abubakar itu sebagai hal yang biasa.
"Tidak masalah, silahkan, nanti titik temunya di Pemilu. Tidak ada partai nasionalis ataupun Islam saat ini yang berbasis ideologi, semua transaksional, semua pragmatis. Saat ini tidak ada alternatif lain makanya kita bentuk partai yang berdasarkan ideologi Islam," katanya.
Seperti diberitakan Sabtu (7/11) bertepatan dengan hari ulang tahunnya ke-75 sejak didirikan pada tahun 1945 silam, Partai Masyumi Reborn kembali mendeklarasikan diri pertanda diaktifkannya partai politik Islam Indonesia itu.
Panitia Temui Menkum dan Kapuspen TNI, Kongres Persatuan PWI Direncanakan 30 Agustus 2025
Panitia Matangkan Puncak Perayaan HPN Riau di Kuansing Tanggal 20 Juli
Pembacaan deklarasi dilakukan oleh Ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Partai Islam Ideologis (BPU-PPII) KH Ahmad Cholil Ridwan. "Kami yang bertanda tangan di bawah ini, mendeklarasikan kembali aktifnya Partai Politik Islam Indonesia yang dinamakan Masyumi," ujar Cholil membacakan deklarasi. (Mr/Ap)