POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Nusantara

Kesehatan

Ini Perbedaan Gejala DBD dan Covid-19

Sabtu, 26 Juni 2021 | 12:00:40 WIB

Editor : red | Penulis : PE*

Ini Perbedaan Gejala DBD dan Covid-19
Perbedaan DBD dan Covid-19/ int

JAKARTA -- Sejak lama, virus sudah ada dalam kehidupan manusia, menimbulkan berbagai fenomena dan dampak yang terus berubah dengan menjadi penyebab penyakit pada manusia. Tak sedikit dari penyakit itu yang memiliki gejala serupa, misalnya seperti demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan virus dengue, dengan Covid-19 dari virus SARS-CoV-2.

Dokter spesialis penyakit dalam Vivi Lesmana dari Mayapada Hospital Kuningan mengakui, ada persamaan gejala pada DBD dan Covid-19. Sebagai pembeda, DBD memiliki ciri berupa hemokonsentrasi akibat kebocoran pembuluh darah, penderitanya akan merasakan sakit pada kepala bagian depan atau di belakang bola mata.

"Ciri khas Covid-19 yakni adanya hilang indera penciuman, perasa, dan gejala pernafasan yang menonjol," kata dr. Vivi.

Baca :

Meski secara umum penderita DBD dan Covid-19 berpotensi besar mengalami demam, namun pada DBD biasanya diiringi sakit kepala yang nyeri. Atau bisa juga terjadi mimisan atau pendarahan pada gusi.

Sementara pada Covid-19, gejala yang timbul selain demam serta kehilangan indera perasa dan penciuman adalah gangguan pernapasan seperti batuk, nyeri tenggorokan, atau terasa berat ketika bernapas.

Menurut dr. Vivi, penderita DBD harus waspada dan segera memeriksakan diri bila gejala memburuk, yang antara lain ditandai dengan pendarahan gusi, sakit perut parah, muntah darah, muntah terus-menerus, juga tubuh yang terasa tak berdaya dengan suhu yang tak stabil atau naik turun.

Baca :

Adapun cara penanganan DBD dan Covid-19 juga disebut berbeda. Covid-19 dapat dicegah dengan kebiasaan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menghindari menyentuh hidung, mata, dan mulut dengan tangan yang belum dibersihkan.

"Pencegahan DBD bisa dilakukan dengan menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, mengubur barang bekas, mengggunakan obat anti nyamuk," tutur dr. Vivi.

Gejala DBD dan Covid 19 menyerupai oleh karena itu di butuhkan pemeriksaan penunjang dalam mendiagnosis seperti PCR, ns1. Karena gejala serupa walau kadang sakit kepala lebih di DBD, tapi di covid juga bisa dengan gejala sakit kepala.

Baca :

"Untuk pemeriksaan pengecekan virus Covid-19 adalah menggunakan swab PCR, sedangkan untuk memastikan dengue pemeriksaan molecular testing PCR virus dengue, Ns1 pada fase akut," ujarnya.

 

Sumber: CNN

Baca :


Pilihan Editor
Berita Lainnya
opini
Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers
Kamis, 1 Januari 2026 | 20:21:00 WIB
nusantara
Dua Ruas Tol Trans Sumatera di Sumbar Masuk PSN Era Prabowo
Selasa, 30 Desember 2025 | 12:02:42 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
1
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB