|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA -- Rumah Sunting Pekanbaru, satu dari lima finalis yang lolos ke final lomba puisi multimedia bersempena Hari Pers Nasinonal (HPN) 2022, yang ditaja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan diumumkan secara virtual, Jumat (16/12-2021).
Empat finalis lainnya Sri Ayu Pradya Larasari (Bali), Putra Rido Ilahi dan Tarmizi Hamdan Febrian (Sumatera Barat), Hasna Rafida (Jawa Timur),dan Qori Islami dkk (Universitas Padjajaran, Bandung). Lima finalis ini akan bertarung secara langsung di panggung HPN, Kendari.
Ketua PWI Pusat, Atal S Depari yang hadir dalam pengumuman itu, mengungkapkan rasa bangganya atas antusiaa peserta yang luar biasa mengikuti lomba tersebut.
Satu Unit Bangunan Rumah Ludes Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta
Gelar Rumah Rakyat Perdana, Bupati Afni Dengar Langsung Curhat Warga
''Terimakasih buat seluruh peserta lomba puisi multimedia dengan tema Pandemi yang sangat antusias. Dari seluruh provinsi hampir ada. Tentu ini menjadi kebanggan PWI dan akan menjadi kegiatan untuk tahun-tahun berikutnya,'' kata Atal.
Seluruh finalis yang menyisihkan 15 peserta lain dari peserta 20 besar ini akan mendapatkan hadiah uang pembinaan. Juara 1 Rp10 juta, juara 2 Rp7 juta, juara 3 Rp5 juta, harapan 1 dan 2 masing-masing Rp1,5 juta. Selain lima finalis, PWI juga menetapkan lima peserta favorit dengan saguhati masing-masing peserta Rp500 ribu.
Lima peserta favorit tersebut, yakni, Iyut Fitra (Sumatera Barat), Khoirurrahman (Yogyakarta), Samson Rambah Pasir (Kepulauan Riau), Margaretta Bine Kedang (NTT) dan M Akbar Milu (UKM Seni IAIN Kendari).
Nikah dan Sunatan Massal Dihelat Pertama Kali di Rumah Dinas Bupati Siak
Resmi! UU Tapera Dinyatakan Inkonstitusional, Nasib Iuran Pekerja Terancam Berubab
''Menentukan pemenang ini bukan mudah. Kalau saya pribadi sebetulnya perlu waktu seminggu. Semua bagus, tapi tetap harus dipilih terbaik, ketat dengan persyaratan yang dibuat panitia. Kami sesama juri berdebat, bahkan berdebat dengan diri sendiri karena hal-hal kecil yang terjadi akibat kelalaian peserta. Misalnya, waktu video lebih 5 menit, padahal videonya bagus,'' beber Ketua Dewan Juri Dheni Kurnia.
Tim juri babak penyisihan ada tiga orang yaitu, Dheni Kurnia (Ketua), Hasan Aspahani (anggota), Ramon Domora (anggota/notulen). Sedang juri di babak Dheni Kurnia (Ketua), Noorca M Massardi (anggota) dan Syaifuddin Gani (anggota).
Ramon Damora, selaku penanggungjawab lomba yang juga Ketua Bidang Budaya PWI Pusat, saat memimpin berjalannya pengumuman, menyampaikan pesan semangat kepada seluruh peserta.
MK Batalkan Sifat Wajib di UU Tapera, Pemerintah Wajib Tata Ulang dalam 2 Tahun
Kebakaran di Pekanbaru Hanguskan Satu Rumah dan Enam Kios
''Tahniah kepada peserta 20 besar, 5 favorit dan 5 finalis. Bagi yang belum beruntung jangan berkecil hati. Masih banyak lomba-lomba dan ruang kreatifitas lain yang lebih megah di luar sana. Yang jelas, karya seluruh peserta akan kami jadikan dokumen peradaban bahwa kita bergerak terus, berusaha bangkit dari pandemi, sesuai dengan tema lomba,'' kata Ramon.