|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Makin suram untuk Messi di laga itu adalah ketika dia harus tumbang pada menit ke-28. Saat itu Messi yang sedang menunggu bola dari udara, tiba-tiba diterjang Smalling dari belakang. Dalam tayangan ulang, terlihat tangan Smalling mengenai wajah Messi.
Messi pun langsung terkapar. Tak lama kemudian, hidung Messi mengucurkan darah yang cukup banyak. Ternyata tak cuma hidung, tapi mata Messi juga mengalami luka sehingga mendapat perawatan cukup lama di pinggir lapangan.
Tapi setelah insiden itu, seperti yang dikatakan statistik di atas, Messi lantas menurun dan tak bisa berbuat banyak. Smalling pun seperti melunasi janjinya untuk mematikan Messi agar tidak bisa bikin gol, layaknya Kylian Mbappe di leg kedua 16 besar lalu.
Riau Diprediksi Berpotensi Hujan Lokal Sepanjang Hari
Meski Hujan Lebat, Warga Pusako Membludak Hadiri Kampanye Dr.Afni Didampingi Arwin AS
"Saya rasa duel itu ada karena kami sama-sama mengincar bola. Kami harus bermain dengan intensitas yang tidak biasa kami perlihatkan setiap pekannya dan masih ada peluang di leg kedua," ujar Smalling di BT Sport.
"Kami menekan mereka dan menyulitkan. Sayangnya kami tidak bisa bikin gol. Saya pikir kami membuat banyak peluang bagus. Kami tampil bagus di babak pertama ketika kami menekan dan mereka terlihat gugup. Tapi barulah kami bisa mengimbangi di babak kedua," sambungnya.