|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : DL
JAKARTA -- Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar memastikan pengelolaan zakat penghasilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau lebih baik dan terpercaya.
Sebab, per Maret 2022, zakat penghasilan ASN dipotong langsung dengan menggunakan aplikasi payroll system.
"Jadi pemotongan zakat penghasilan ASN ini tidak lagi melalui bendahara gaji, tapi langsung dipotong oleh pihak bank, dalam hal ini Bank Riau Kepri (BRK) dan langsung ditransfer ke rekening Baznas Provinsi yang juga ada d BRK," ulas Gubri sebelum melalukan pertemuan dengan Dubes Arab Saudi, di Jakarta, Rabu (2/3/2022).
Kasus Korupsi Immanuel Ebenezer P21, Noel Datangi KPK dengan Peci dan Sorban
Roy Suryo Sebut Bela Rakyat, Rismon Ancam Gugat Polisi dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gubri menjelaskan hal ini menyusul kasus penggelapan dana zakat sekira Rp1,1 miliar oleh oknum mantan bendahara di Bappenda Provinsi Riau.
Kasus ini menjadi perhatian serius Gubri. Saat ini oknum mantan bendahara itu sedang diperiksa oleh Inspektorat Provinsi Riau dan diminta untuk mengembalikan seluruh uang zakat yang ditilap.