Pada versi FWD dikatakan tenaganya mencapai dapat 150 kW sementara AWD 160 kW. Keduanya sama-sama menggendong baterai lithium-ion yang diletakkan secara rata di lantai mobil dengan tegangan total 355 volt.
Sementara performa di atas kertas, akselerasi dari 0-100 km per jam, dapat dicapai dalam 8,4 detik untuk FWD dan AWD 7,7 detik.
Baterai mobil dapat terisi hingga 80 persen dalam 30 menit. Pengisian listrik juga dapat dilakukan menggunakan panel surya di atap mobil.
Listrik Sumatera Sempat Lumpuh Total, PLN Akhirnya Buka Suara: Ini Penyebab Blackout Massal!
Disaksikan Menteri LH, Bupati Siak Teken MoU PSEL Mengubah Sampah jadi Listrik
Sebagai catatan, mobil listrik produksi massal pertama Toyota ini sempat ditarik atau recall dua bulan setelah diluncurkan di Jepang. Recall diumumkan pada Juni 2022.
Toyota menyatakan recall bZ4X karena potensi risiko ban copot saat dikendarai. Ada 2.700 unit yang terlibat dalam recall ini, sebanyak 2.200 unit di Eropa, 260 unit di Amerika Serikat, 20 unit di Kanada dan 110 unit di Jepang.