|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : ryh/mik
JAKARTA -- Toyota akhirnya menepati janji akan meluncurkan bZ4X di Indonesia. Mobil listrik ini akan mulai dipasarkan pekan depan.
Produk ini akan menjadi mobil listrik pertama Toyota yang diluncurkan di dalam negeri. bZ4X sebetulnya bukan nama baru di telinga masyarakat Indonesia. Mobil ini sebelumnya sempat dipamerkan dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022.
Dikabarkan sebelumnya, bZ4X akan menjadi armada delegasi KTT G20 selama di Bali.
Bupati Afni Habiskan Akhir Tahun di Dusun Bedeng yang Belum Ada Listrik
PT BSP Salurkan Bantuan Tiang Listrik untuk Kampung Bandar Pedada
Untuk diketahui, bZ4X merupakan SUV listrik pertama Toyota berdasarkan filosofi e-TNGA. Mobil tersebut memiliki panjang 4.690 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.650 mm.
Mobil akan tersedia dalam dua pilihan, yaitu penggerak roda depan atau FWD dan semua roda AWD.
Pada versi FWD dikatakan tenaganya mencapai dapat 150 kW sementara AWD 160 kW. Keduanya sama-sama menggendong baterai lithium-ion yang diletakkan secara rata di lantai mobil dengan tegangan total 355 volt.
Pedagang Pusing Penjualan Mobil Bekas 2025 Anjlok, Lebih Buruk dari Masa Pandemi
Bupati Siak Tolak Pembelian Mobil Dinas, Afni: Saya Malu Ditengah Utang Banyak
Sementara performa di atas kertas, akselerasi dari 0-100 km per jam, dapat dicapai dalam 8,4 detik untuk FWD dan AWD 7,7 detik.
Baterai mobil dapat terisi hingga 80 persen dalam 30 menit. Pengisian listrik juga dapat dilakukan menggunakan panel surya di atap mobil.
Sebagai catatan, mobil listrik produksi massal pertama Toyota ini sempat ditarik atau recall dua bulan setelah diluncurkan di Jepang. Recall diumumkan pada Juni 2022.
Denza N9: SUV Bongsor BYD yang Bisa Bikin Rivalnya Panas Dingin
Turun Drastis! Mobil Listrik Bekas Rontok hingga Setengah Harga
Toyota menyatakan recall bZ4X karena potensi risiko ban copot saat dikendarai. Ada 2.700 unit yang terlibat dalam recall ini, sebanyak 2.200 unit di Eropa, 260 unit di Amerika Serikat, 20 unit di Kanada dan 110 unit di Jepang.
Sumber: CNNindonesia