|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : Okezone
OTTAWA – Google telah memblokir konten berita dari Kanada sebagai reaksi atas langkah pemerintah negara itu yang memperkenalkan rancangan undang-undang (RUU) Berita Online (Online News Act). RUU ini akan memaksa Google untuk membayar penerbit Kanada untuk konten berita mereka.
Pemblokiran ini dikonfirmasi Google yang mengatakan sedang menguji tanggapan terhadap RUU tersebut.
BACA JUGA: Google Tingkatkan Keamanan Fitur Google Incognito dengan Otentikasi Biometrik
Tindakan Google itu mendapat reaksi dari Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, yang menyebutnya sebagai sebuah “kesalahan besar”. Berbicara kepada wartawan pada Jumat, (24/2/2023) Trudeau mengatakan bahwa pemblokiran berita Kanada oleh Google adalah sesuatu yang membuatnya terkejut dan “mengganggunya”.
28 Ribu Rekening Diblokir, PPATK Ungkap Skandal Jual Beli Rekening Judi
Surat AHU PWI Diblokir, Hendry Ch. Bangun Tidak Berhak Ajukan Proposal Terkait PWI Pusat
"Sangat mengejutkan saya bahwa Google telah memutuskan bahwa mereka lebih suka mencegah orang Kanada mengakses berita daripada benar-benar membayar jurnalis untuk pekerjaan yang mereka lakukan," kata Trudeau sebagaimana dilansir Reuters.
"Saya pikir itu adalah kesalahan besar dan saya tahu orang Kanada mengharapkan jurnalis dibayar dengan baik untuk pekerjaan yang mereka lakukan." seperti dilansir okezone.
Google tidak segera menanggapi permintaan komentar.