|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
DUNIA sepakbola saat ini tengah digemparkan usai penyerangan yang dilakukan oleh tentara Israel ke partai final Piala Liga Palestina 2023 antara Balata FC vs Jabal Al-Mukaber pada Jumat, 31 Maret 2023 waktu setempat di Stadion Faisal Al-Husseini. Ironisnya, menurut laporan dari akun Twitter @FutbolPalestine, FIFA dan AFC masih bungkam terkait insiden tersebut.
“Masih belum ada pembicaraan dari FIFA dan AFC sehubungan dengan peristiwa mengerikan tadi malam di Stadion Faisal Al-Husseini,” tulis akun Twitter @FutbolPalestine, dikutip Sabtu (1/4/2023).
Sementara itu, menurut laporan dari Inside World Football, tentara Israel itu tiba-tiba masuk ke dalam stadion dan menembakan gas air mata. Akibatnya, pertandingan harus ditunda selama satu jam.
Ranking FIFA Indonesia Melonjak ke 123, Erick Thohir Optimis Masuk 100 Besar
Khofifah Minta Doa Cucu Pendiri NU, Agar Afni Dilancarkan Jadi Bupati
Pasalnya, para pemain dan suporter harus mendapatkan perawatan. Hal itu dikarenakan dari tembakan gas air mata dan berdesakan untuk menghindari serangan dari kaum zionis tersebut.
Presiden PFA (Federasi Sepakbola Palestina), Jibril Rajoub, pun telah angkat bicara terkait penyerangan brutal tentara Israel tersebut. Menurutnya, serangan tentara Israel bertujuan untuk menyakiti hidup masyarakat dan sepakbola Palestina.