|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Dikatakan lawyer non aktif ini, banyak program pemerintah yang sangat memerlukan bantuan dan perhatian bagi pihak swasta seperti persoalan kemiskinan ekstrem, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), atau pengembangan wisata, masalah inflasi, penurunan angka stunting di Kampar untuk mencapai target pada 2024 bisa mencapai nol persen.
CSR itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat seperti halnya pengembangan keterampilan, membuka kesempatan atau peluang kerja, meningkatkan kemandirian untuk berusaha dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Secara jelas CSR perusahaan dapat menangani berbagai masalah sosial, mulai dari kemiskinan, pengangguran, pencemaran lingkungan, minimnya fasilitas kesehatan juga pendidikan.
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat
Edi Basri Tegaskan Netralitas Pj Gubernur dalam Musprov KONI Riau
Sementara itu Ketua Forum CSR Provinsi Riau Wijatmoko Rah Trisno, menyampaikan tekat bersama Pemda Kampar untuk bersinergi dalam menyalurkan CSR perusahaan tepat sasaran.
“Melalui wadah perhimpunan CSR perusahaan ini, kami siap terus membantu penurunan angka Stunting serta memberikan informasi CRS perusahaan kepada masyakarat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dalam pembangunan berkelanjutan,” terangnya. (ADV)