|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
BANGKINANG-- Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kampar Juswari Umar Said minta semua perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kampar dapat mendukung program pemerintah secara rutin dan berkesinambungan.
“Satu langkah yang baik dilakukan oleh Penjabat Bupati Kampar Kamsol telah melantik Forum Corporate Social Responsibility (FCSR) Kabupaten Kampar masa Bakti 2023-2028 di aula Rumah Dinas Bupati, Senin (30/1/2023) lalu,” kata Juswari, Rabu (8/3/2023).
Ia jelaskan, dengan mengkoordinir semua perusahaan yang ada dapat berpartisipasi dan bersinergi terhadap kemajuan pembangunan, maka semua program pembangunan akan tercapai.
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat
Edi Basri Tegaskan Netralitas Pj Gubernur dalam Musprov KONI Riau
Apalagi jika konsistensi pihak perusahaan itu benar-benar berjalan, apalagi besaran dana CSR berdasarkan peraturan UU PT dan PP 47/2012 memang tidak ada patokan atau sesuai dengan kebijakan perusahaan, akan tetapi di Indonesia, besaran dana CSR lazim digunakan sebagai patokan minimal 2 persen sampai 3 persen dari total keuntungan perusahaan dalam setahun.
“Perusahaan berkewajiban berperan aktif membantu pemerintah yang juga merupakan mitra sejajar DPRD sebagai penyelenggara pemerintah daerah untuk membangun sebuah daerah, maka salah satunya harapan dapat mensejahterakan masyarakat melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang ada, apalagi kebutuhan pembangunan itu tidak dapat tertampung hanya dengan dana APBD,” ujarnya.
Dikatakan lawyer non aktif ini, banyak program pemerintah yang sangat memerlukan bantuan dan perhatian bagi pihak swasta seperti persoalan kemiskinan ekstrem, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), atau pengembangan wisata, masalah inflasi, penurunan angka stunting di Kampar untuk mencapai target pada 2024 bisa mencapai nol persen.
Perebutan Ketua Golkar Riau: Antara Loyalitas Kader dan Kepentingan Politik
Dukung Penguatan Media Siber, KH. Ma’ruf Amin Bersedia Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI
CSR itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat seperti halnya pengembangan keterampilan, membuka kesempatan atau peluang kerja, meningkatkan kemandirian untuk berusaha dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Secara jelas CSR perusahaan dapat menangani berbagai masalah sosial, mulai dari kemiskinan, pengangguran, pencemaran lingkungan, minimnya fasilitas kesehatan juga pendidikan.
Sementara itu Ketua Forum CSR Provinsi Riau Wijatmoko Rah Trisno, menyampaikan tekat bersama Pemda Kampar untuk bersinergi dalam menyalurkan CSR perusahaan tepat sasaran.
HPN 2026 di Banten, Ketum PWI: Momentum Dorong Ekonomi dan Pembangunan
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Terima Audiensi Mahasiswa Fisip UNRI, Bahas Beasiswa dan Berbagai Isu
“Melalui wadah perhimpunan CSR perusahaan ini, kami siap terus membantu penurunan angka Stunting serta memberikan informasi CRS perusahaan kepada masyakarat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dalam pembangunan berkelanjutan,” terangnya. (ADV)