|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Tak terlaksananya program ini, menurut Husaimi dikarenakan tidak matangnya perencanaan. "Kita juga ingin Pj Gubri nantinya melihat persoalan ini dan mampu menuntaskannya, ya minimal mengurangi nilai Silpa APBD," ujarnya.
Tentang berasal dari daerah maupun pusat sosok Pj Gubri nantinya bagi Husaimi tak masalah karena calon Pj Gubri sesuai dengan aturan harus pejabat eselon I. Sedangkan di Riau pejabat eselon I ada dua yakni Sekdaprov Riau SF Hariyanto dan Rektor Unri. "Yang penting harus eselon I," tutupnya. (*)