|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
INDRAGRI HILIR,- Sebanyak 8 unit rumah di jalan Revormasi RT 002 RW 003 Dusun Pandan Sari, Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil terbakar, Selasa (9/5) siang tadi.
Berdasarkan data yang dirangkum, korban yang mengalami kebakaran yakni, H. Gani (74), M. Tang (45), Haris (55), Judda (40), Hj. Sanatang (50), H. Rumi (65), Mapiare (50), H. Sanusi (50).
Kapolsek Tembilahan Hulu, Iptu Ricky Marzuki menjelaskan, kebakaran yang menelan kerugian mencapai Rp2,5 miliar tersebut diketahui oleh beberapa orang warga yang tengah berada di warung. Ketika itu, mereka melihat ada kobaran api dari salah satu rumah warga.
Satu Unit Bangunan Rumah Ludes Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta
Gelar Rumah Rakyat Perdana, Bupati Afni Dengar Langsung Curhat Warga
"Saat itu warga melihat ada kobaran api dari arah rumah salah satu korban, warga pun berteriak minta tolong kepada masyarakat sekitar sambil berteriak 'kebakaran-kebakaran'," jelasnya.
Untuk memadamkan api, masyarakat melakukannya dengan peralatan seadanya, dan alat pemadam api milik desa untuk melakukan pemadaman.
Menurut Ricky, api baru bisa dipadamkan warga bersama TNI, Polri, BPBD, Damkar sekitar empat jam kemudian.
Nikah dan Sunatan Massal Dihelat Pertama Kali di Rumah Dinas Bupati Siak
Resmi! UU Tapera Dinyatakan Inkonstitusional, Nasib Iuran Pekerja Terancam Berubab
"Setelah api padam, para korban mendapat kunjungan dari Pak Camat beserta rombongan untuk bersilaturahmi, menyampaikan turut berduka atas musibah kebakaran yang terjadi di Desa Sialang Panjang," kata Iptu Marzuki.
Saat ini, kata Ricky pihaknya tengah menyelidiki penyebab kebakaran dengan meminta keterangan saksi-saksi. Namun menurut informasi awal, api berasal dari korsleting listrik (arus pendek) meteran milik rumah salah satu korban.
"Bangunan yang terbakar terdiri dari 5 pintu rumah dan 3 pintu kios sembako. Diperkirakan kerugian mencapai kurang lebih Rp. 2.5 milyar," tukasnya. (*)